ff yoonhae – Can’t You See Me ? (part 1)

Image

Title :  Can’t you see me?

 

Author : park ha ni

 

Genre : Romance

 

Rating : PG-17

 

Cast : Im Yoona, Lee Donghae, Jessica Jung

 

Other Cast : Kyuhyun, Seohyun, Eunhyuk

 

Soundtrack :   Without words – Park shin hye

Anyeonghaseyo reader…

Kali ini aku membawa ff baru, semoga kalian suka…

Langsung ajjah yahh..

Semoga kalian suka !!!

Happy Reading All…

Seorang yoeja tengah melangkahkan kaki setelah ia turun dari taksi yang ditumpanginya dari kantor, yoeja itu tampak begitu lelah setelah seharian ia burkutat dengan pekerjaannya yang merupakan seorang pengacara. Yoeja itu terus berjalan dan menuju sebuah restoran yang sepertinya sudah tutup atau sengaja tidak dinyalakan lampunya.

“Maaf agashi,  restoran ini sudah tutup” ucap seorang penjaga yang tampak begitu kekar dan berkulit agak gelap

“oh ayolah, mereka sudah merancang ini semua untukku”  ucap yoeja itu penjaga itu mengerti dan mempersilahkan yoeja itu memasuki ruangan yang gelap, ya, karena tirai menutupi ruang utama itu.

Tentu saja dia diperbolehkan untuk memasuki ruangan itu, ya, ini adalah hari ulang tahunnya yang ke 25. dan di restoran ini yang sepertinya sepi telah dirancang untuk mengejutkannya dengan surprise party untuk dirinya.

Yoeja itu bernama yoona, im yoona lengkapnya, kini ia berusia 25 tahun, ya menurutnya itu adalah angka yang cukup mengerikan.

 

Yoona POV

Dengan malas aku membuka tirai pembatas ruangan itu, tentu saja aku tahu apa yang ada dibaliknya, ya, sebuah pesta kejutan untukku. Meski begitu aku pura – pura tidak mengetahui kau sahabatku yang bernama Jessica telah merancang semua ini untukku, aku menghargainya. Tirai pun terbuka dan benar saja banyak teman – temanku dan juga pasti teman Jessica berbaur, langsung saja aku memasang wajah semangat seperti mengganti channel TV.

Begitu aku nongol (?) trompet dan surakan riang terdengar menyambutku, “SAENGIL CHUKHA HAMNIDA YOONA – YA!!!” Jessica langsung menghampiri dan memelukku, “saengil chukhaeyo yoongie” ucapnya seraya mencium pipiku.

“gomawo sica-ya… GOMAWO CHINGU – YA !!!” teriakku ke chingudeul dan mereka bersorak bahagia untukku

“apa kau suka? Terkejut?” cerocosnya sumringah

“tentu saja terkejut sica-ya, gomawo”

“aku tahu kau akan menyukainya, KITA BERHASIL” teriaknya pada orang orang yang sedang berpesta itu dan langsung disambut dengan teriakan dan suara DJ yang berdentum dentum di telingaku

Aku hanya tersenyum dan menyelinap ke kamar mandi untuk berganti pakaian, tiba tiba pintu toilet terbuka aku langsung panic dan menahan pintu toiletnya, untung saja belum ku buka semua bajuku

“ini aku yoong, bukalah” suara kyuhyun dibalik pintu itu, aku membenarkan posisi bajuku yang tersingkap ke atas.

“changkaman kyu, changkamanyo” ucapku tergesagesa dan mengenakan bajuku, dress khusus untuk pesta malam ini, aku membuka pintu dan kyuhyun langsung menerobos masuk

“fiuh!!” kyuhyun menghela nafas dalam “ramai sekali disana” ucapnya

“sedang apa kau di toilet wanita?” ucapku saat ini aku sudah berpakaian dengan rapi tinggal memoleskan sedikit makeup yang luntur

“aku tadi melihatmu masuk ke sini dan mengikutimu, barangkali kau memiliki pisau cukur” ucapnya sambil nyengir kuda #plak

“dasar mesum, aku tahu kau bukan mencariku, kau menghindari seohyun ne?” tebakkanku benar, kyuhyun memang selalu menghindari yeoja itu, entah kenapa.

“memangnya dia kenapa kyu? Bukankah dia cantik, manis, pintar, apanya yang tidak kau suka?” cerocosku

“yoong, kau tahu aku paling takut pada yoeja genit? Dia sangat genit padaku yoong” rengeknya

“dia itu bukan genit kyu-ya, dia hanya sangat menyukaimu, makanya dia begitu padamu” ucapku tanpa memandangnya, aku menggeraikan rambutku yang dari tadi diikat menyisirnya dan memoleskan tipis lipstick favoritku.

“tapi tetap saja aku ga suka, shiroe!”

Selesai aku marapihkan diri aku berkacak pinggang di depan kyuhyun “otte” tanyaku

“yippeoda, siap berpesta?”

“kajja”

 

Author POV

Yoona dan kyuhyun keluar dari toilet itu, tak sadar mereka diperhatikan oleh sepasang mata yang tampak tak senang dengan kebersamaan mereka. Kyuhyun mengambilkan dua botol soda, satu untuknya dan satu untuk yoona tentunya.

Yoona berusaha untuk menikmati pesta ini, ya pesta ini memang untuk merayakan ulang tahun yoona, tapi tetap saja Jessica yang menjadi ratunya, tampak Jessica tengah menari di atas panggung, dia memegang kendali atas semuanya, tapi yoona sama sekali tidak menaruh rasa tidak suka apalagi benci melihat tingkah Jessica yang begitu mendominasi, ia sayang pada Jessica seperti saudara kandung, meski Jessica selalu mendapatkan apa yang ia mau, Jessica yang selalu “merebut” apa yang diinginkan yoona (secara tidak langsung), tentu saja yoona akan menyerah jika itu berhubungan dengan Jessica termasuk urusan asmara.

“oppa, kau tidak ingin berdansa denganku?” tiba tiba seohyun menghampiri yoona dan kyuhyun dan merengek pada kyuhyun

“yoong selamatkan aku” bisiknya kyuhyun kini tengah menyelinap dibalik punggung yoona

“oppa, ayolah” seohyun sepertinya sangat menantikan moment ini, tampak sekali dia ingin memikat hati kyuhyun dengan dandanannya yang luar biasa cantik, ya meskipun dia tidak berdandan juga cantik, dan ini terlalu berlebihan menurut kyuhyun dalam hati.

Kyuhyun berhasil ditarik oleh seohyun ke lantai dansa dengan tampang seperti akan dijagal, yoona hanya tersenyum melihat tingkah mereka berdua. Dia kembali menyesap sodanya dan memperhatikan jalannya pesta di pinggir meja saji, meskipun dia sama sekali belum menyentuh makanan yang sepertinya semua jenis makanan ada.

“saengil chukha hamnida yoong” tiba tiba soerang namja menghampiri yoona, yoona tampak terkejut namja itu menghampirinya

“eo, ne kamsamanida donghae ssi” ucapnya beberapa derik kemudian setelah ia sadar dari rasa terkejutnya itu.

“mianhaeyo yoona-ya, tak ada kue ulang tahun yang bisa kau potong dan lilin yang kau tiup” ucapnya menyesal

“kogjeong hajima donghae ssi, tidak apa apa, lagipula aku bukan ABG yang perlu hal hal semacam itu” ucapnya sesekali menyesap soda yang digenggamnya

“dan terimakasih kau sudah mau berpura pura tekejut tadi”

“apakah begitu kelihatan? Tolong jangan beritahu sicca kalau berpura pura tadi”

“ne, kkeuromyeon” mereka kembali menyesap soda yang mereka genggam

  

Yoona POV

Aku hanya terdiam berdiri dengan sebotol soda digenggamanku

“oetokke” batinku, apa yang harus ku lakukan, donghae oppa ada di sampingku, meski begitu matanya tetap tertuju pada Jessica, tunangannya dan dalam waktu beberapa bulan lagi mereka akan melangsungkan pernikahan.

Aku juga menangkap wajah donghae oppa yang tampak canggung di sampingku, “oettokhaji” batinku, tak dapat ku pungkiri aku gugup berada disampingnya, karena dia adalah namja yang aku cintai sejak 5 tahun yang lalu. Ya, aku memang telah mencintai lee donghae selama 5 tahun, dan tentu saja tak ada yang mengetahui perasaanku kecuali kyuhyun. Kyuhyun sahabatku semenjak kami kecil, bersama Jessica. Kami bertiga tumbuh bersama, tak ada yang aku tutupi dari kyuhyun dan Jessica, kecuali tentang perasaanku terhadap lee donghae, namja yang sekarang tengah berdiri disampingku.

“oppa…” ucapanku terpotong saat ada namja yang tiba tiba menghampiri kami berdua, lebih tepatnya menghampiri donghae oppa

“hae-ah, kau tidak berdansa eo? Hei, kau yang berulang tahun kan?” tiba tiba namja itu bertanya padaku

“eo? Ne…” jawabku

“saengil chukha hamnida ehmm…”

“yoona, im yoona imnida” ucapku

“ah ne, saengil chukha hamnida yoona ssi”

“kamsahamnida” jawabku membungkukan badan

“kenalkan dia eunhyuk keluarga jauhku yoong, baru datang kemarin dari kanada” mwo? Dia memanggilku yoong? Aku rindu sekali dia memanggilku yoong, seperti dulu.

“ne” jawabku bangun dari kekagetan

“kau mau berdansa denganku?” ucap eunhyuk mencari perhatianku

“ah, tidak perlu eunhyuk ssi, aku tak pandai berdansa” tolakku secara halus tidak ingin menyinggungnya

“jinja? Ayolah” bujuk eunhyuk padaku

“jangan paksa yoona hyukie-ah” bela donghae oppa

“ani eunhyuk ssi, gomawo, tapi aku jeongmal tidak bisa”

“ya sudahlah” gumamnya “hei, kau mau berdansa denganku?” rayu eunhyuk pada yoeja yang berjalan di belakangnya

Fiiuuh… aku mangambil nafas lega setelah eunhyuk pergi dari pandanganku

 

Author POV

Fiiuuh… yoona menghela nafas yang dalam setelah kepergian eunhyuk untuk mengajaknya berdansa, donghae menangkap sinyal bahwa yoona tidak suka padanya *ya iyalah, yoong itu menyukaimu oppa!! #plakk digampar ikan

“mianhae yoong, eunhyuk memang agak sedikit aneh dalam hal itu” yoona yang mengira donghae tidak memperhatikannya jadi salah tingkah sendiri

“aniyo oppa… kkenyang…” entah bantahan apalagi yang harus ia katakan, donghae selalu bisa membaca apa yang ada di pikiran yoona dengan jelas

“LETS PARTY TONIGHT !!!” teriak jessica dari atas panggung dengan tangan menggenggam gelas sampanye

“oh god! Dia pasti sudah terlalu banyak minum, donghae oppa, sicca sudah terlalu banyak minum”

“ne arasso” dengan langkah yang sedikit tampak enggan dia mengahampiri Jessica yang sudah dibawah pengaruh alkohol

Yoona hanya bisa melihat donghae menghampiri Jessica yang sepertinya sudah tidak sadar apa yang dia lakukan

“sicca-ya ayo turun kau sudah mabuk, lebih baik kita pulang ne?” bujuk donghae

“mwo? Pulang? Ini masih sore chagiya, kita harus menikmati pesta dulu” racaunya

“tapi kau sudah mabuk chagi” di tuntunya Jessica untuk turun dari panggung itu, dan sicca menurut, dia paling nurut sama yoona kedua pada donghae.

Donghae yang memapah Jessica menghampiri yoona untuk berpamitan, karena sepertinya memang sudah larut.

“yoongie, saengil chukae, katakan pada donghae oppa kalau aku tidak mabuk yoong” racau sicca tak jelas

“kau sudah terlalu banyak minum sicca-ya, lebih baik kau pulang ne?” ucap yoona lembut

“ne, saengil chukae yoong, saranghae” dikecupnya pipi yoona oleh Jessica, tercium bau alcohol yang sangat menyengat dari tubuhnya

“ne, gomawo, nado saranghae sica-ya”

Donghae yang melihatnya hanya tersenyum, dan memapah sicca keluar dari ruangan itu dan membawa Jessica pulang ke apartemen mereka. Donghae dan Jessica sudah tinggal satu apartemen, ya karena sebentar lagi juga mereka akan menikah, tapi tetap tidur di kamar masing masing.

 

-skip-

 

Author POV

Kini tinggal yoona dan kyuhyun, mereka mencari taksi untuk pulang ke rumah. Kyuhyun tau kalau suasana hati yoona tidak begitu bagus hari ini, apalagi yoona harus melihat donghae besama sicca, dengan sicca yang tengah mabuk, “aaah molla, aku tak ingin mengingatnya, pasti ini berat untukmu yoong, meski kau berkata kau sudah tak mencintai donghae tapi tergambar jelas dimatamu kalau kau masih sangat memujanya” batin kyuhyun

Taksi pun datang dan menghampiri mereka

“ayo yoong, aku akan mengantarmu”

“tidak usah kyu, kita berlawanan arah, kau duluan saja”

“shireo! Yoeja tidak boleh berkeliaran sendiri, lagipula jam berapa ini?”

“gwenchana hyunie, kau lupa aku menyandang sabuk hitam?”

“bukan waktunya bercanda yoong, ayo masuk”

“aku hanya ingin sendiri dulu kyu, nanti aku akan pulang, aku janji”

“jeongmal? Kalo begitu aku pergi dulu, besok aku ada sidang”

“ne, hati hati dijalan”

 

Kini yoona hanya sendiri, ia berjalan dengan gontai, suasana hatinya tidak begitu bagus malam ini, terlalu banyak yang harus ia cerna hari ini persidangan dengan kasus yang rumit sekalipun masih bisa ia atasi, tapi jika sudah menyangkut masalah hati tak ada yang bisa ia lakukan. Sampai sekarang belum ada namja yang berhasil merebut hati yoeja ini, padahal, asal jika ia mau membuka sedikit hatinya bakal panjang daftar antrian yang ingin menjadi calon pendampingnya.

Im yoona seorang yoeja cantik dengan kecantikan alami, dengan prestasi segudang, otak sudah pasti encer, tapi untuk urusan asmara dia kurang beruntung, sayangnya dia terlalu mencintai namja yang dulu pernah merebut hatinya, lee donghae.

Sepanjang jalan ia hanya melamun, ia teringat kembali saat ia pertama kali bertemu dengan lee donghae

Flashback

 

“chogiyo, agashi… agashi kau menjatukan bukumu” seseorang mengejar yoona

“Ah, baik sekali namja ini, sopan” batin yoona kagum

“eo? Ne, gamsahamnida tuan…”

“ah, donghae… lee donghae imnida” ucap namja itu mengulurkan tangan untuk menjabat tangan yoona

“gamsahamnida donghae ssi” ucap yoona seraya menjabat tangan donghae

“apa kau mahasiswi baru?” tanya donghae

“ne, baru masuk tahun ini”

“kalau begitu aku teman pertamamu disini?”

“kau benar donghae ssi”

“ah, jangan begitu formal padaku, aku tingkat 3 dan panggil saja aku oppa, ne? aku harap kita bisa berteman baik” ucapnya tersenyum

“n ne donghae ssi eh, oppa”

Sejak pertemuan itu mereka jadi akrab dan terlihat begitu dekat, seperti sepasang kekasih, namun setiap ada yang mengira mereka adalah pasangan kekasih .

Flashback end

 

Yoona hanya tersenyum mengingatnya, tapi itu semua hanya bertahan sebentar saja sampai Jessica hadir diantara mereka berdua.

 

Flashback

“yoong, datanglah ke acara kelulusanku besok ya, bukan kau harus hadir! Ne?” ucap donghae pada yoona

“ne oppa” ucapnya tersenyum pada donghae

-skip-

@acara kelulusan donghae

“oppa, chukkae atas kelulusanmu” ingin rasanya yoona memeluk donghae untuk memberinya selamat, bukan hanya jabat tangan saja, tapi ia terlalu malu untuk melakukannya

“yoong” panggil seorang yoeja, Jessica

“ah, sicca-ya, kenalkan ini sunbae ku, lee donghae” donghae dan Jessica berkenalan dan saling menjabar tangan. Jessica terpana dengan ketampanan donghae sampai ia hanya bisa melihat donghae saja

“yoongie, inikah oppa yang selalu kau ceritakan itu? Tampan, apakah kalian pacaran? Cerocos Jessica pada yoona

Yoona yang mendengarnya langsung membantahnya, ia tak tahu wajah donghae sumringah saat ia disebut sebagai kekasih yoona.

“aniyo sicca-ya, dia hanya sunbae ku, sunbae” ucap yoona, ia langsung membantah ucapan Jessica, raut donghae langsung berubah menjadi datar setelah mendengar pernyataan yoona sedangkan Jessica malah terlihat bersemangat

“jinja? Kalian tidak pacaran?”

“sicca-ya” kini muka yoona seperti kepiting rebus, memerah karena malu, ia malu bukan karena ia di sebut pasangan dengan donghae, tapi karena ada donghae di depannya, takut jika perasaan yang ia pendam selama ini terungkap.

“kalau begitu oppa tidak punya yoejachingu?”tanya Jessica menuntut

Donghae hanya menggeleng seraya memandang sendu pada yoona yang kini tertunduk tak ingin muka nya yang memerah karena malu dilihat donghae.

“kalau begitu, aku akan menjadi yoejachingu mu oppa” Jessica langsung merangkul lengan donghae. Sontak yoona dan donghae terkejut “MWO?”

“wae? Kau kan tidak punya yoejachingu, aku juga tidak memiliki namjachingu, kita bisa jadi pasangankan?” cerocos Jessica, yoona hanya bisa tersenyum miris, sakit rasanya, kenapa Jessica sangat tidak peka terhadap perasaan sahabatnya sendiri.

Begitupun donghae hanya bisa menatap yoona, berharap yoona akan menghentikan tingkah Jessica yang sudah diluar batas kewajaran menurutnya, tapi donghae hanya melihat yoona tersenyum.

Sejak saat itu donghae dan Jessica resmi berpacaran. Dan yoona mengambil tawaran pekerjaan di LA segera setelah ia lulus, tentu saja Jessica tidak mengijinkan yoona pergi, tapi apa boleh buat, itu adalah keputusan yoona, ia tak ingin menghalangi masa depan sahabatnya itu.

Flashback end

 

Yoona terus terhanyut dalam pikirannya sendiri, tak sadar ia di ikuti oleh seseorang, lee donghae

 

Donghae POV

“aiish, kenapa dompet Jessica bisa tertinggal di restoran sih” gerutunya pada diri sendiri

aku lantas kembali ke tempat pesta tadi, setelah ku temukan dompetnya aku keluar dari restaurant itu, sesaat aku melihat sesosok yoeja

“seperti yoona” batinku, ah benar itu yoona, aku amat sangat tahu sosok yoona yang sudah menjadi hobae ku selama di sekolah hukum dulu, aku putuskan untuk mengikutinya, aku takut dia di ganggu oleh pria hidung belang yang berkeliaran pada jam larut seperti ini.

“Kenapa dia sendirian? Bukannya tadi dia bersama kyuhyun?” batinku

Yoona sepertinya tidak menyadari dia diikuti olehku, aiish jinja yoeja ini, membuatku khawatir saja, meskipun ia menyandang sabuk hitam bukan berarti ia bebas berkeliaran pada jam segini. Aiish yoeja itu benar benar selalu membuatku khawatir.

Aku terus mengikutinya masih tak disadari oleh yoona

“mau kemana dia sebenarnya?”

 

Author POV

Donghae dengan mobilnya terus mengikuti yoona tanpa disadari oleh yoeja itu, tiba tiba datang dua orang namja menghampiri yoona sepertinya mereka sedikit mabuk, yoona menghindari dua namja itu dengan berjalan ke pinggiran tembok, tapi yang terjadi malah yoona terpojok.

“minggir” ucap yoona ketus pada dua namja itu

“cantik, kenapa kau sendirian? Mau kami temani?” goda namja yang tinggi kurus, tercium bau alcohol dari mulutnya

“pergi kalian jangan ganggu aku!” bentak yoona

“ah, jangan galak begitu cantik, eo, tapi kau jadi tambah cantik saat marah” dengan lancing namja yang sedikit lebih pendek dari namja tadi menyentuk bahu yoona. Yoona geram dan memelintir tangan namja itu, tak terima temannya di perlakukan kasar dia hendak menampar yoona.

“aiish yoeja sialan…” donghae yang segera datang langsing menghentikan tangan namja itu saat ia hendak memukul yoona

“apa yang kau lakukan pada yoejaku?” bentak donghae pada dua namja itu, donghae melepaskan tangannya dan BUK! Kepalan tangan donghae mendarat di pipi namja tadi, donghae menghampiri yoona dan melepaskan tangannya yang masih memiting tangan namja yang menyentuh pundaknya itu dan BUK! Kembali donghae mendaratkan pukulannya ke muka namja apes itu

“enyah kalian dari hadapanku, sebelun ku habisi kalian” gertak donghae pada dua namja itu, ternyata mereka adalah dua namja apes yang pengecut, setelah di gertak donghae mereka langsung lari kocar kacir (?)

“neo gwechanayo yoong? Apa kau terluka? Aiissh jinja, kau ini, bagaimana jika mereka melukaimu? Bagaimana jika mereka membawa senjata tajam? Kau ini yeoja yoona-ah meskipun kau menyandang gelar sabuk ban hitam, tapi tetap saja yoeja tidak baik berkeliaran maam malam begini, kau tahu jam berapa sekarang? Sudah hampir jam 12 malam yoong, mau kemana kau jam segini?” ceocos donghae tanpa henti yoona yang mendengarnya hanya melongo

Menyadari donghae sudah selesai dengan kicauannya yoona mengerjapkan mata dan menutup mulutnya. *untung ga sampe ngeces

“oppa, bagaimana kau bisa ada disini?” tanya yoona tak menghiraukan pertanyaan donghae yang panjang seperti kereta

“oe? A aku… ah, aku mengambil dompet Jessica yang tertinggal di restoran tadi”

“oh”

“kenapa Cuma oh? Kau tidak menjawab pertanyaanku tadi, kenapa kau masih berkeliaran jam segini?” cerocos donghae mengulangi pertanyaan yang tidak dijawab yoona

“em, aku hanya ingin ke taman oppa”

“jam berapa sekarang yoona ssi? Apa tidak ada esok hari?”

“aku hanya ingin mencari udara segar, sudahlah khalkke” donghae menahan tangan yoona yang hendak meninggalkannya

“changkaman, aku ikut denganmu” ucapnya

Mereka berjalan berdampingan menuju taman dalam diam, sibuk dengan pikiran masing masing, kini mereka sudah di taman, sepi. Entah apa yang mereka fikirkan saat ini, keduanya masih berperang dengan pikiran masing masing, bingung dengan apa yang harus mereka bicarakan.

“oppa” “yoong” ucap mereka bersamaan menambah rasa canggung mereka

“kau duluan” ucap donghae

“ani, oppa duluan saja, apa yang ingin oppa sampaikan?”

“hm, baiklah aku duluan…” beberapa saat donghae terdiam dan mengeluarkan sebuah korek dan menyalakannya

“saengil chukkaeyo yoong, mianhae tak ada yang bisa aku berikan padamu, tiuplah pengganti lilin ulang tahunmu jangan lupa buatlah permohonan terlebih dahulu” ucap donghae lembut

Hati yoona tersentuh, bagaimana mungkin dia bisa melupakan dan merelakan namja yang telah merebut hatinya ini jika perlakuannya pada yoona sangat lembut seperti ini. Mata yoona berkaca kaca, dipenuhi airmata yang siap terjun bebas ke pipi mulusnya.

Yoona memejamkan mata membuat satu permohonan “Tuhan, jangalah namja di depanku ini, buatlah ia selalu bahagia, amin” ucap yoona dalam hati dengan airmata yang mengalir menelusuri pipi yoona “fuuh!!” lilin pun ditiup

“gomawo oppa” donghae mengangguk dan tersenyum manis, sangat manis.

“cheonma yoong, apa kau bahagia?”

“ne, oppa aku bahagia, tentu saja aku bahagia begitu banyak yang mencintaiku walaupun..”

“walaupun apa yoong?”

“walaupun aku harus melihatmu bersama Jessica oppa” ucap yoona dalam hati, yoona menggelengkan kepalanya

“anio oppa, bukan apa apa… apakah oppa bahagia?” tanya yoona menoleh pada donghae tapi dia langsung meralat ucapannya

“tentu saja oppa bahagia, sebentar lagi kan oppa dan Jessica akan menikah” ia kembali menoleh pada donghae

 

Donghae POV

“anio oppa, bukan apa apa… apakah oppa bahagia?” tanya yoona padaku DEG! Ketika aku ingin menjawabnya dia malah mengucapkan sesuatu yang tidak ingin aku dengar

“tentu saja oppa bahagia, sebentar lagi kan oppa dan Jessica akan menikah” seketika aku mengurungkan niatku untuk berbicara, aku terdiam.

“oppa, waeyo? Kenapa diam saja?” tanyanya

“yoong, aku akan bahagia jika kau bahagia” yoona langsung menoleh padaku

“aiish oppa ini, bagaimana bisa begitu, apa oppa sedang mabuk?”

“kenapa kau kembali ke korea setelah sekian lama yoong?” yoona hanya terdiam tertunduk.

“apa di LA sana tak ada namja sepertiku yang bisa membuatmu betah?”

Yoona menoleh padaku dengan tatapan heran

“apa maksudmu oppa? Sepertinya oppa benar benar sudah mabuk” ucapnya mengalihkan pertanyaanku

“hahahaa… tentu saja oppa, disana tidak ada namja yang mirip ikan sepertimu yang bisa membuatku jatuh cinta” sambungnya dengan nada bergurau. Aku menatapnya mencari kebenaran dimatanya

“ah, buseun… kau sudah mengetahuinya sejak lama kan oppa? Sudahlah, jangan bicarakan ini lagi ne?” ucapnya gelisah dengan beranjak dari tempat duduk kami.

aku tak percaya yoona yang selama ini aku puja juga mencintaiku, kenapa tidak sejak dulu aku mengungkapkan perasaanku padanya

aku menangkap tangannya, mencegah saat ia akan berdiri, menahannya disisiku.

Aku menunggu dia berbicara, yoona menundukan kepalanya seperti menyesali apa yang telah ia katakan tadi.

“mianhae oppa, tidak seharusnya aku mengatakannya padamu, aku kira kau sudah tahu tentang perasaanku, mianhae” ucapnya, airmatanya kembali mengalir menghiasi pipinya

 

Yoona POV

“kenapa kau kembali ke korea setelah sekian lama yoong?”ucap donghae oppa sendu.

“apa di LA sana tak ada namja sepertiku yang bisa membuatmu betah?”

Aku terkejut dengan ucapannya barusan menatapnya heran, bagaimana bisa doanghae oppa bertanya seperti itu

“apa maksudmu oppa? Sepertinya oppa benar benar sudah mabuk”

“hahahaa… tentu saja oppa, disana tidak ada namja yang mirip ikan sepertimu yang bisa membuatku jatuh cinta” gurauku. Ingin rasanya aku menghilang saat ini

“ah, buseun… kau sudah mengetahuinya sejak lama kan oppa? Sudahlah, jangan bicarakan ini lagi ne?” tak dapat aku sembunyikan rasa gelisahku saat donghae oppa melihatku, aiish bagaimana bisa aku keceplosan seperti itu

Aku beranjak dari tempat dudukku, tapi tangan donghae oppa menahanku, aku semakin gelisah, dia tetap memegang tanganku, aku hanya bisa terdiam, sesak rasanya dadaku, airmata yang sedaritadi berkumpul akibat rasa gelisahku terjun sudah.

“mianhae oppa, tidak seharusnya aku mengatakannya padamu, aku kira kau sudah tahu tentang perasaanku, mianhae” aku tertunduk, tak berani menatap wajahnya, melihat matanya.

______________ TBC_______________

otte reader?

mau tau gimana nasib cintanya yoong & hae oppa?

tunggu di cerita selanjutnya ya….

kamsahamnida udah mau baca ff ini *bow sampe nyungsep

 

jangan lupa RCL ya, please dont be silence reader…

gomawo

 

21 thoughts on “ff yoonhae – Can’t You See Me ? (part 1)

  1. Daebak author!
    Oh iya aku reader baru di sini hehe
    Panggil aja aku inasaragi
    Oke, lanjut ke tanggapan aku.
    Jujur bacanya tuh nyesek thor, kenapa yoong eonni sama hae oppa gk bisa bersatu? Emang ya penghalangnya itu selalu si jessica.
    Semoga next partnya yoonhae bisa bersatu. Amin
    Aku tunggu next part nya
    Keep writing, fighting!!🙂

    • annyeong…
      makasih udah baca ff ku chingu…
      hehe, mian kalo jessica selalu jadi penghalang
      tapi author bukan berarti sider nya sica loh…
      hahahaa

      happy reading chingu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s