ff yoonhae – Can’t You See Me ? (Part 3)

Gambar

===========================================================================

Anyeong haseyo reader,

Park Ha Ni kembali dengan lanjutan ff yoonhae can you see me \(^^)/ yeay!!

setelah hampir kehilangan inspirasi akhirnya ilham muncul juga di otak author…

yuk kita langsung aja ke intinya

happy reading *bow

===========================================================================

Bring the boys out!!

Girls generation make em feel the heat…

 

Suara handphone mengganggu alam mimpiku, tak ku lihat siapa yang menelpon langsung ku terima saja

“yeoboseyo” ucapku parau

yoong, bersiaplah hari ini kita berangkat” suara cempreng Jessica berkaok di telingaku

“berangkat kemana sica ya, aku harus kerja” ucapku masih dengan suara yang parau khas bangun tidur

“kita akan ke laut timur dan kau wajib ikut, oh untuk masalah kantor, tadi aku sudah menghubungi kantormu untuk ijin karena ada kepentingan keluarga”

“mwo? Kenapa kau tak bilang dulu padaku?”

sudahlah, lagipula hari ini tak ada jadwal sidang kan?”

“iya sih, tapi banyak urusan yang perlu ku selesaikan sica ya”

aku tak mau tahu, masa Cuma kau yang tidak ikut? Shireo!”

“tapi sica…”

pokoknya 10 menit lagi aku jemput, anyeong!”

Sambungan terputus, ya begitulah Jessica selalu berbuat semaunya. Tapi entah kenapa aku tak pernah bisa menolaknya.

Mau tidak mau aku merapihkan barangku, laut timur, adalah tempat favoritku dan tempat favorit donghae oppa semasa kuliah dulu. Kami sering kesini untuk menghabiskan jam kuliah yang kosong. Jauh memang, tapi perjalanan yang di tempuh bersamanya waktu itu sama sekali tak terasa melelahkan.

“aiish, knapa aku jadi teringat masalalu lagi”

Sesuai janjinya tadi 10 menit kemudian mobil van menjemputku, donghae oppa menyetir dan Jessica di jok depan, di bagian belakang terdapat kyuhyun dan pastinya ada seohyun, dan satu orang lagi monyet itu? Aku tidak terlalu suka pada namja genit itu, eunhyuk juga ikut bersama kami ternyata.

Sampai kami di vila keluarga seohyun di laut timur, kami menempati kamar masing masing

“apakah donghae oppa dan Jessica satu kamar?” batinku, aku tak ingin mengetahui hal itu.

====

Kini kami berada di pantai, menikmati sinar matahari senja. Ah, begitu indah hidup ini andai saja aku bisa menikmatinya hanya berdua dengan orang yang ku sayangi. Kulirikan mataku ke arah donghae oppa, ternyata dia dan Jessica sedang berjalan di tepian pantai.

Author POV

Mata yoona tak lepas memperhatikan dua orang yang tengah berjalan jalan di pantai,

Tampak Jessica sedang menggoda donghae dan mencipratkan air laut pada namja itu.

“jangan menggodaku Jessica”

Jessica tak memperdulikan ucapan namja itu, ia terus saja mencipratkan air dengan kakinya

“ya! Tamat riwayatmu jung Jessica!” donghae mengejar Jessica dan berhasil menagkapnya Jessica hanya berteriak kegirangan, dibopongnya Jessica ke arah laut dan di leparkan tubuh Jessica, alhasil tubuh Jessica basah .

“oppa! Kau nakal!”

Sesekali lagi Jessica mengejar donghae dan mencipratkan air laut ke arah namja itu ia terus tertawa bahagia seolah dunia ini hanya miliknya. Donghae menangkap tubuh Jessica kembali dan menggelitiknya.

“ampun oppa… hihihi ampun oppa, aku menyerah”

Mereka tak sadar sepasang mata tengah melihatnya dengan tatapan yang nanar, cemburu? Entahlah, yang jelas yoona tidak suka melihat pemandangan seperti ini. Padahal dulu ia sudah biasa dengan kemesraan Jessica dan donghae, tapi entah kenapa kali ini sangat terasa menyakitkan hatinya.

Tak kuat melihat 2 orang sedang bersenang senang itu akhirnya yoona meninggalkan pantai pulang ke vila.

“yoongie kau mau kemana?” eunhyuk yang sedari tadi mencari perhatian dari yoona tapi sama sekali tidak mendapatkan respon.

Kyuhyun yang sedari tadi memperhatikan yoona semakin curiga akan kelakuan yoona sahabatnya, biasanya ia tidak seperti ini. Kyuhyun mengikutinya menuju vila

“oppa? Eodiga?” seohyun tiba tiba bergelayut di lengannya

“aku ingin kembali ke vila”

“aku ikut oppa”

“kau disini saja” perintah kyuhyun

Seohyun mempoutkan bibirnya, tapi menuruti perintah kyuhyun dan kembali duduk di kursinya semula.

Kyuhyun mengikuti yoona ke dalam vila, kyuhyun mendapati yoona tengah berada di dapur.

“yoong? Gwenchana?”

“memangnya aku kenapa?”

“apakah sudah terjadi sesuatu padamu dengan donghae”

Yoona tidak menjawab kyuhyun hanya menatap tajam kyuhyun

“apakah kau akan menyembunyikannya terus dariku?” ucap kyuhun seolah melihat tulisan “bagaimana kau bisa tahu” di jidat yoona

Yoona masih terdiam, ia hanya meneguk minuman dari gelas yang ia pegang sekarang membalikan tubuhnya dan memunggungi kyuhyun.

Di café tepi pantai pesta pun dimulai, tampak Jessica menari dengan gemulainya sendirian, donghae hanya menatap tunangannya, entah apa yang ada di fikirannya itu. Donghae satu meja dengan yoona, tapi tak ada perbincangan yang terjadi diantara mereka, yoona masih terpengaruh dengan kejadian tadi siang, dia masih emosi, dan donghae dia terlalu canggung dengan sikap yoona sekarang yang seakan dingin padanya.

Eunhyuk menghampiri yoona mengajaknya berdansa, tentu saja yoona menolak dengan berbagai alasan yang menurutnya masuk akal, tak bisa berkelit lagi dari eunhyuk ia melarikan diri beralasan ke kamar mandi.

“kenapa monyet itu selalu menggangguku ugh!”

Setelah mencuci tangannya yoona kembali ke hall pesta, betapa kagetnya yoona melihat donghae dan Jessica tengah berciuman. Hatinya sangat geram disambarnya tangan eunhyuk dan menyeretnya ke pantai.

Setelah keluar dari pesta yoona baru sadar ia tengah menyeret tangan eunhyuk.

“eunhyuk ssi, sedang apa kau disini?”

“hah? Kau sendiri yang menyeretku yoong”

“mwo? Ah, mianeyo eunhyuk ssi”

“jangan panggil aku seformal itu yoong, panggil aku oppa” goda eunhyuk

“ye? y ye eunhyuk oppa, mianhaeyo oppa, kembalilah ke pesta kalau begitu”

“kenapa? Disini ternyata lebih menyenangkan” eunhyuk berputar putar seperti ballerina

“kalau begitu aku pulang saja oppa, geureom”

Yoona meninggalkan eunhyuk di pantai dan tidak menghiraukan panggilan eunhyuk

“aiish, kenapa yeoja itu sulit sekali di dekati” gerutu eunhyuk mengacak ngacak rambut pirangnya.

*sementara itu di pesta*

Donghae mendorong tubuh Jessica yang menciumnya secara tiba tiba, sepertinya Jessica sudah mabuk sekarang.

Jessica meracau tidak jelas tak lama kemudian Jessica limbung dan jatuh tertidur, donghae memapahnya kembali ke vila.

Kyuhyun yang sedari tadi di ikuti oleh seohyun sibuk dengan fikirannya sendiri, meskipun seohyun hanya menemani namja itu dan sama sekali tak ada perbincangan hangat diantara mereka. Seohyun tak mempermasalahkan hal itu sebenarnya, ia sudah sangat bahagia kyuhyun ada di sisinya saja ia sudah sangat berterimakasih. Dan sekarang ia pun tahu kyuhyun sedang berada di alam fikirannya sendiri.

Brak!!!

Koper dan tas yoona berhasil menyita perhatian seluruh orang yang ada di ruang tamu, Jessica memandang aneh ke arah yoona yang telah berpakaian rapih, begitu pula dengan kyuhyun dan seohyun, tapi dimana eunhyuk? Ah, entahlah, jangan di fikirkan.

“aku harus pulang sekarang juga” ucapnya tegas menjawab pertanyaan yang tersirat di wajah Jessica.

“mwo? Andwe!” ucap Jessica memekakan telinga, yoona sudah siap dengan penolakannya pagi ini

“atasanku menelpon pagi ini, ada kasus yang harus aku tangani hari ini”

“jebal yoong, kau bisa berbohong kau sedang sakit atau apalah” bujuk Jessica

“iya, ayolah yoong, kau tak mungkin meninggalkanku disini sendiri kan?” kini kyuhyun angkat bicara meskipun nada bicaranya datar tapi mukanya memelas, tampak ia melirik tidak suka ke arah Jessica.

Jelas kyuhyun mengetahui saat ini yoona tengah berbohong tentang kasus hari ini, dia ingin menghindari donghae dan Jessica sangat jelas seakan di tulis di wajahnya dengan tinta yang sangat tebal.

“disini ada seohyun menemanimu kyu, jelas kau tidak sendirian” seohyun tersenyum penuh arti pada yoona

“gomawo noona!!” teriakknya dalam hati

“ayolah yoong, jebal” rengek Jessica

“mian, aku harus pergi sica ya” Jessica cemberut mendengar jawaban yoona

“baiklah, kalau begitu aku pergi”

“changkaman, aku antar kau ke pemberhentian bus” tiba tiba donghae muncul dari belakang yoona, dengan pakaian yang sudah rapih

Mobil donghae melaju pelan menelusuri jalan menuju pemberhentian bus yang memang sedikit lumayan jauh jika di tempuh dengan berjalan kaki. Tak ada yang memulai pembicaraan, alhasil mereka saling berdiam diri. Donghae dengan kecanggungannya dan yoona masih dengan kekesalannya yang memergoki donghae dan Jessica berciuman tadi malam.

Sampai juga mobil mereka menepi di tempat pemberhentian bus.

“kau sebenarnya tidak harus pulang, benarkan?” donghae memandang lurus dengan canggung mengajukan pertanyaan itu

Yoona memandang donghae sejenak, mengerutkan dahinya

“mianhae, t tapi bisakah kita melupakan yang pernah terjadi?” ucap yoona tampak sedikit frustasi

“mwo? Tapi…”

“kenapa oppa melakukan itu?” ucap yoona memotong perkataan donghae

“kenapa oppa menciumku saat itu?” kini wajahnya tertunduk lesu dan menoleh memandang donghae

“a…”

“ah, sudahlah, kita lupakan saja apa yang terjadi” ucapnya, lagi lagi memotong perkataan donghae

“ah aku tahu, oppa sedang dalam masa panic menjelang pernikahan, dan oppa sedang mabuk saat itu”

“aku tidak mabuk” ucap donghae datar

“mwo?”

“aku tahu seharusnya aku tak melakukan itu padamu, aku minta maaf. Aku tak bermaksud menyakitimu yoong, sungguh”

“kau juga menyakiti Jessica oppa” air mata menetes dari mata indah yoona

“…”

Tak ada jawaban dari donghae, namja itu tahu perkataan yoona barusan sepenuhnya benar.

“a aku mohon yoong, aku…”

“aku harap kau tidak menyakiti Jessica oppa, sebaiknya aku pergi sekarang”

Yoona hendak keluar dari mobil, tapi tangan donghae menahannya

“jebal, dengarkan aku”

“tidak saat ini oppa, banyak yang harus aku fikirkan” genggaman donghae pun terlepas dan yoona segera naik bus yang sudah datang dan membawanya kembali ke seoul.

@yoona office

Yoona terkejut mendapati buker bunga matahari di meja kerjanya ada selembar amplop di atas buket itu

“kumohon maafkan aku, dan jawablah pesanku waktu itu, jebal”

Lee donghae

 

Yoona POV

Pesan, ah, aku memang belum menjawab pesan donghae oppa tentang ajakannya ke mokpo akhir pekan ini, tapi apakah aku perlu pergi bersamanya? Bersama tunangan sahabatku sendiri?

Tiba tiba kyuhyun masuk tanpa mengetuk pintu ruang kerja ku

Spontan ku sembunyikan amplop putih itu ke saku bajuku

“ya! Kau mau membuatku mati karena serangan jantung huh?”

“tok tok tok” ucapnya

“telat!”

Kyuhyun menatap buket bunga itu sejenak

“dari siapa?”

“eh? Dari ehm, eunhyuk oppa” ucapku berbohong

“geojismal, eunhyuk bukan type romantis yang akan mengirim bunga pada yeoja”

Sial, kenapa tebakannya selalu benar aargh…

“kau mau aku menebaknya?”

“jebal geuleojima (kumohon jangan)”

Aku dan kyuhyun duduk di cafeteria kantor menyesap kopi dalam hening.

“katakanlah sesuatu kyu”

“apa yang perlu ku katakan yoong? Kau bahkan tidak pernah menceritakannya padaku”

“karena, karena ini sesuatu yang buruk” ku sembunyikan wajahku dibalik telapak tangan, ah ingin rasanya aku menghilang dari dunia ini

“hmm, menurutku itu keren, aku bahkan tidak menyangka kau bisa memikat donghae” mwo? Aku tak menyangka kyuhyun bisa berkata seperti itu

“ya! Dia itu tunangan Jessica !”

“wae? Memangnya kenapa? Toh belum ada pernikahan disini, dan aku bisa melihat kalian bersama”

“sejak kapan kau menjadi peramal cho kyuhyun?”

“jadi apa rencananya?”

“hmm entahlah kyu, donghae oppa mengajakku ke mokpo akhir pekan ini”

“jinjja? Apa kau akan dikenalkan pada keluarganya?”

“molla”

===

@hyundai mall

“sica-ya, aku harus kembali ke kantor, ini sudah lewat jam makan siang”

Bujukku pada Jessica yang tengah memilih sepatu,

Jessica kini “menculikku” dengan alasan makan siang dan alhasih aku di bawanya ke sebuah mall milik siwon oppa, untuk apa? Tentu saja untuk menemaninya shopping.

“bagaimana dengan yang ini?” Jessica menunjukan sepatu high heels berwarna putih padaku, sangat cantik.

Aish, apa dia tidak mendengar ucapanku barusan?

“sica-ya”

“oh come on yoong, sekali ini saja kau temani aku ne?”

“tapi sica …”

“ah, yang ini sangat cantik”

Aku hanya diam, Jessica mendekatiku dengan manja

“jebal yoong, hari ini saja… kau sangat sibuk dengan pekerjaanmu, begitu juga dengan donghae oppa, dia sama sekali tak pernah mengantarku untuk mempersiapkan pernikahan kami, kau tahu aku bahkan belum membuat sumpah janjiku yang akan ku ucapkan”

Selalu saja aku tak tega melihat Jessica seperti ini, aku pun hanya menganggik pasrah, dan Jessica tersenyum gembira

“sebenarnya aku sudah membuat kata kataku,tapi entahah, mau ku bacakan?”

“bacakan” ucapku pasrah, dan Jessica pun mulai membacakan “sumpah janjinya”

Author POV

Jessica mengeluarkan smart phone nya dan membacakan sumpahnya

“lee donghae… cinta kita bagai lautan, tanpa akhir dan selalu mengalir” yoona mendengarkan dengan seksama dan menganggukan kepalanya

“apakah itu buruk? Apa aku perlu menggantinya?”

“itu sangat indah, lanjutkan”

“yoong, jebal”

“oke, lautan tidak mengalir, sungai mengalir”

“tuhkan, kau lebih pandai dalam merangkai kata, Bantu aku jebal”

Yoona mengkoreksi “janji” yang akan di ucapkan Jessica, dan tentu saja hampir 100 % Jessica menggunakan kata katanya

“jika begini, ini adalah janjiku dan Jessica hanya membacakannya” batin yoona, yeoja itu tersenyum getir

Skip

Selesai dengan program membuat “janji” perhatian Jessica kembali teralih setelah melihat sepasang sepatu yang dibawa pleh pelayan di toko tersebut.

Yoona mengeluarkan smartphone nya dan mengirimkan pesan yang sampai saat ini belum ia balas. benar ia harus mencari tahu apa yang seharusnya ia jalani, yoona akan mencari jawabannya sendiri

to : donghae oppa

“akhir pekan OK!”

-send-

===========================================================================

TBC.

otte?

masih gaje kah?

ditunggu kedatangan comment nya chingu

gomawo *bow

23 thoughts on “ff yoonhae – Can’t You See Me ? (Part 3)

  1. kok yoona mau yea, kasihan yoona semakin dia mengikuti permintaan donghae semakin besar rasa cintanya dan semakin besar juga sakit hatinya, apalagi perasaan sahabatnya, bahkan dia juga ga bisa nolak permintaan jessica otomatis dia rela mengorbankan cintanya dibandingkan persahabatannya dan semakin besar juga kesedihannya.
    cinta sulit di terka,
    kalau saja yoona tegas dan menghilang sejenak dari haesica, setidaknya kita bisa tau gimana perasaan donghae pada dua gadis itu, rasanya donghae memberikan harapan pada yoona, cinta segitiga emang rumit.
    apa yoona ga bisa sekali tegas sama sica, setidaknya supaya sica sadar akan sikapnya. dan berharap sica tau dan berubah, , ,

  2. Hmm. .sprtinya critanya bkal mkin rumit.. Kl mslh cinta dan prshbtn it sulit jk hrus mmilih. .

    Tp trus lnjtkn thor,
    jgn lma2 ya

  3. cinta segitiga makin rumit ja…….?cinta atw persahabatan dua2nya sangat berarti……?thor bikin yoonhae bersatu ya #maksa ma authornya……next part jgn lama ya…….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s