ff yoonhae – Can’t You See Me ? (part 6)

Gambaranyeong haseyo reader…

mian kalau kelanjutan part ini begitu lama untuk muncul…

author sempat mentok gak dapet ide sama sekali, tapi untungnya author masih diberi ilham untuk menyusunnya kembali, makasih ya buat reader yang setia nungguin kelanjutan part ini…

di part ini mungkin akan banyak jessica POV, tapi tenang saja yoonahe moment masih ada, tenang saja ne…

daripada nunggu lama mendingan kita langsung baca…

happy reading!!

========================================================================

BRAKK!!!

“YOOOOONG !!!!!”

Benda yang melaju kencang itu menghantam tubuh yoona, kekasihku dan membuatnya terpental cukup jauh sehingga terhempas dan mengeluarkan banyak darah

“YOONA!!” aku berlari menghampiri tubuh yeojaku yang terkapar, tergeletak tak berdaya di tengah jalan

“yoong… yoongie ah…” ku guncang guncangkan tubuh yoona, matanya terpejam.

“ireona… yoona ya… IREONA!!! Jebal yoong!!” suraku kini bergetar, sesak rasanya melihat yeoja yang ku cintai tak berdaya di pelukanku.

Ku rasakan seseorang mendekat ke arahku, entah siapa, aku terlalu sibuk untuk memperhatikan sekelilingku sekarang, aku harus membangunkan yoona, dia harus sadar, setidaknya sampai ambulance datang. Ah benar ambulance.

“panggil ambulan PPALLLIII!!!” aku berteriak pada orang yang beada di dekatku itu

“yoong, ireona… jebal yoong… bertahanlah jebal…”

Mata yoona mengerjap dan perlahan terbuka, air matanya keluar membasahi pipi mulus yang kini merah karena darah yang mengalir dari pelipisnya, ia tersenyum. Bahkan dalam keadaannya yang tidak berdaya ia masih bisa menyungingkan senyumnya untukku, pandanganku buram karena cairan bening lolos melesak dari kedua mataku.

Ku pegang dan ku ciumi tangannya, berusaha menyalurkan energi agar ia bisa bertahan, meski itu hanyalah sugesti belaka.

“chagiya bertahanlah jebal”

“saranghae… saranghae yoong, bertahanlah untukkku jebal”

“nah do… sa… saranghae… hh…” yoona terengah menjawab penyataan cintaku suaranya parau, ia kembali meneteskan air matanya

“aku tahu, aku tahu yoong, jangan bicara lagi ne, sebentar lagi ambulance datang, bertahanlah demi oppa, hm?”

Yoona hendak mengatakan sesuatu tapi ku cegah, ku letakkan telunjukku untuk mencegahnya banyak bicara.

“bicaranya nanti saja”

Author POV

Tak lama kemudian yoona mendapat pertolongan dengan datangnya ambulance, untung saja tak perlu lama menunggu pertolongan pertama, yoona masih tersadar dan ambulan langsung membawanya ke SeoulHospital bersama dengan donghae yang mendampinginya.

Yoona langsung mendapat pertolongan pertama di IGD rumah sakit dan langsung di bawa ke dalam ruang operasi. Tubuh yoona menghilang ke balik pintu penghalang ruangan tersebut, seketika tubuh donghae ambruk seakan tak bertenaga, ia hanya bisa menatap pintu pembatas itu dengan air mata yang tak berhenti mengalir, dan seseorang menepuk pundaknya.

“oppa…” ternyata itu adalah Jessica

hah, ia hapir lupa bahwa ada Jessica di tempat kejadian tadi, ia terlalu sibuk untuk mengurus yoona sehingga tak menyadari kehadiran tunangannya yang tenyata mengikuti mereka dengan orang yang menabrak yoona tersebut.

Donghae menoleh ke arah dimana jessika duduk bersimpuh seperti dirinya sekarang, rasa bersalah pun menjalar ke setiap denyut nadinya, dilemma, saat ini kekasihnya tengah meregang nyawa di meja operasi dan tunangannya menangis bersimpuh di sampingnya, yang mana harus ia pilih?.

“mianhae… mianhae sicca ya…” hanya kata kata maaf yang di ucapkan donghae, ia tak kuasa membendung rasa gelisah dan rasa bersalah yang berkecamuk di dalam hatinya.

Jessica POV

Aku menyaksikan dengan mata kapalaku sendiri tubuh yoona terpental setelah sebuah mobil menghantamnya, kini aku berada di Seoul Hospital, rumah sakit dimana yoona mendapat pertolongan, air mataku tak bisa berhenti sepertinya, hatiku terlalu sakit untuk menyaksikan semua ini, dua kali aku harus menyaksikan kejadian yang membuat jiwaku terguncang, pertama aku menyaksikan kekasihku, tunangaknu tengah berpelukan dengan sahabatku sendiri dan saling menyatakan perasaan mereka masing masing, bagaimana aku bisa sebodoh itu tak menyadari perasaan mereka berdua selama ini? Apakah aku begitu buta karena cinta? dan yang kedua adalah yang paling membuatku terpukul ketika yoona menggantikan posisiku yang seharusnya aku yang terbaring tak berdaya di meja operasi itu, yoona menyelamatkanku dari mobil yang melaju kencang saat aku berlari menghindari mereka berdua, menghindari sakit yang akan ku rasakan jika melihat mereka bersama, tapi kini, hatiku jauh lebih sakit ketika sahabatku sendiri, teman yang sudah kuanggap seperti saudaraku tengah meregang nyawa di meja operasi demi menyelamatkanku.

Apakah ada penderitaan yang lebih berat dari ini?

Tuhan… dosa ku pastilah sangat besar.

Sekali lagi aku harus menyaksikan orang yang ku cintai menangisi wanita lain, terasa sangat sakit melihatnya, mengetahui kenyataan yang seharusnya sudah lama aku ketahu, babo sicca! Bagaimana kau bisa tidak peka pada perasaan sahabatmu sendiri? yoona memberikan segala yang aku inginkan, bahkan jika itu adalah sesuatu yang sangat ia sukai, yoona selalu mengalah untukku, memberikan yang terbaik untukku, yoona seperti seorang ibu, kakak, dan sahabat untukku. Baru kali ini aku menyadari kalau ternyata aku adalah manusia paling egois di dunia. Tapi kenapa caraMu menyadarkanku begitu sangat menyakitkan Tuhan? Aku mohon selamatkanlah yoona, aku tidak akan pernah mamaafkan diriku sendiri seumur hidupku jika sampai terjadi sesuatu pada yoona.

“mianhae sica ya… mianhae” kekasihku berlutun, masih bersimpuh di depan ruangan yang memisahkan kami dengan yoona, namjaku menangis, baru kali ini aku melihat donghae oppa begitu rapuh

Tuhan… haruskah aku melepaskan namja ini?

Ku kuatkan diriku sendiri untuk menghadapi semua ini, karena tak ada orang lain di disini yang bisa membuatku lebih optimis menghadapi kenyataan ini, meski airmataku tak berhenti mengalir, aku ingin menjadi yeoja yang tegar saat ini.

Kyuhyun! Iya benar, kyuhyun perlu tahu keadaan yoona, ku jauhi donghae oppa untuk menghubungi kyuhyun, membiarkan dirinya menenangkan diri sejenak.

Tuut…tut…

yeoboseyo?

“kyu, yoona kecelakaan, sekarang di SeoulHospital, kesinilah ppali”

mwo? Ne arrasso, aku kesana sekarang

Ku layangkan kembali pandanganku ke namja yang masih terduduk lemas di depan kamar operasi, ia mengepalkan tangan di dada dengan mata terpejam

Apa kau berdoa untuk yoona oppa?

Apakah kau begitu mencintainya?

Apakah kau ingin aku lepaskan?

Ku dekati kembali tunanganku itu, ah ani, mantan tunanganku, ya, aku cukup sadar diri untuk melepaskannya, tidak mungkin aku akan hidup bersama namja yang sama sekali tidak mencintaiku, itu terlalu menyakitkan.

“oppa, sebaiknya kau bersihkan dirimu dulu, aku akan menunggu yoona disini, tenang saja”

Donghae oppa menatapku, entah apa disebutnya ekspresi itu, menyesal? Iba? Ah, entahlah baru kali ini aku melihatnya dengan tatapan seperti itu.

“tenang saja oppa, aku yakin yoona akan selamat dan baik baik saja” ucapku tulus dan meyakinkan,

“mianhae sica ya aku…”

“sudahlah oppa, jangan bahas itu sekarang, aku mengerti dan aku sudah mengetahui semuanya, aku ikhlas oppa, yang terpenting sekarang adalah keselamatan yoona, benar begitu bukan?” ucapku mantap

Tatapan donghae oppa menjadi lembut sekarang, seperti antara mengagumi dan maaf ah, susah sekali menjelaskannya.

“gomawo sica ya… mianhae aku telah menyakitimu, kau yeoja baik, dank au pantas mendapatkan yang lebih baik pula”

“aku tahu oppa, pergilah, aku akan menunggu disini”

Donghae oppa berjalan meninggalkanku dan pergi ke toilet untuk membersihkan dirinya yang memang kotor karena banyak darah yang menempel di tubuh dan bajunya

Bukankah keputusanku sudah tepat?

Aku harap dengan mengakhiri hubunganku dengan donghae oppa dan menyerahkannya pada sahabatku yang juga sangat mencintainya bisa mengurangi dosa dan rasa bersalahku terhadap yoona.

Author POV

1 jam…

2 jam…

Donghae dan jessica masih dengan sabar menunggu terbukanya pintu kamar operasi, begitu pula dengan kyuhyun, ia datang 15 menit setelah jessica memberi kabar tentang yoona, tentu saja ia datang bersama seohyun, dan sekarang seohyun tengah berada di capel rumah sakit, berdia untuk yoona dengan berlinang air mata.

Lampu kamar operasi akhirnya padam dan seorang pria paruh baya yang mengenakan pakaian berwarna hijau dan masker pun keluar

“uisa… uisa, bagaimana keadaan yoona? Bagaimana keadaannya dok?”

“anda?”

“saya suaminya dok” terang saja jessica dan kyuhyun reflek melihat kea rah kyuhyun mendengar apa yang ia bicarakan, manun donghae tidak peduli, lagi pula ia memang akan menikahi yoona apapun yang terjadi.

“saya sudah melakukan semua upaya yang kami mampu, sekarang hanya perlu melihat perkembangan kondisi pasien melewati masa kritis, pasien sudah di pindah ke kamar rawat, kami akan memantau keadaannya, permisi”

“kamsahamnida uisa… jeongmal kamsahamnida…”

Mereka semua kini berada di kamar rawat yoona, seohyun pun kini sudah kembali dari capel.

“oppa, aku akan pulang untuk mengambil beberapa barang milik yoona dan bajumu”

“ne, gomawo sica ya”

Kini mereka sudah seperti teman biasa, tak ada rasa canggung diantara mereka.

“jika ada apa apa cepat hubungi aku ya oppa”

“tentu saja”

Jeesica keluar dari ruangan tersebut, kini tersisa kyuhyun dan seohyun.

Kyuhyun yang memang sudah tahu hubungan antara donghae dan yoona tidak terlalu terlalu terkejut dengan pernyataan donghae yang mengaku sebagai suaminya yoona, tapi ia cukup terkejut dengan perubahan sikap jessica, yeoja itu kini bersikap sangat dewasa, menerima dengan tabah hubungan tunangannya dengan sahabatnya, kini kyuhyun merubah pandangannya pada jessica, ia kagum atas sikap kedewasaan yang di tunjukan jessica yang selama ini selalu manja dan egois.

In other place

Jessisa tampak memasukan beberapa helai pakaian donghae ke dalam sebuah koper, ia tahu betul donghae pasti tidak akan pernah mau untuk pergi dari sisi yoona meskipun hanya untuk mandi dan mengganti pakaian, karena itu ia berinisiatif untuk membawanya ke rumah sakit, toh donghae memang bisa tidur disana kerena donghae memang menempatkan yoona di vvip room yang memiliki fasilitas lengkap di dalamnya *asli author sok tau

Setelah ia rasa cukup dengan barang barang donghae ia menuju apartemen yoona dan membawa barang barang yang menjadi favorit yoona selama ini, mulai dari selimut, boneka sampai foto dirinya, yoona dan kyuhyun yang berada dalam satu bingkai, yak arena sejak dulu mereka memang bersahabat.

Secara tidak sengaja mata jessica melihat sebuah buku yang terbuka, sekilas ia melihat tulisan tangan yoona dengan kata kata “aku sangat mencintainya”

Jessica membuka buku tersebut yang ternyata adalah diary sahabatnya.

Jessica POV

Aku menemukan diary yoona, apakah aku boleh membukanya?

“yoong, bolehkah aku membukanya?”

Dengan lancang aku membuka diary yoona yang berisikan curahan hati sahabatku itu.

Ku buka lembar demi lembar diary yoona yang terkadang membuatku tersenyum membaca tulisannya saat mengingatkanku pada kejadian kejadian lucu di masa lampau bersamanya, sampai akhirnya aku membaca tulisan tangan yoona tentang pekenalannya dengan donghae yang merupakan sunbae nya di kampus, keseharian yoona dengan donghae tergambar jelas bahwa yoona sangat mengagumi dan menyayangi donghae. Dan di satu halaman yang ku baca aku mulai menitikan air mata.

“dear diary…

hari ini donghae oppa mengundangku ke acara pesta kelulusannya, dan malam ini aku menggunakan gaun terbaikku meskipun aku tahu aku tidak cantik tapi setidaknya aku sudah berusaha tampil semaksimal mungkin.

Bye diary nanti aku kembali lagi, doakan untuk yang terbaik ne! anyeong…

 

Diary…

Malam ini aku bersama donghae oppa yang memang selalu tampak luar biasa tampan di mataku, sampai akhirnya jessica datang , aku memang memintanya untuk ikut bersamaku, tapi dia menolak, tak ku sangka kami akan bertemu di tempat tadi.

Diary… hariku sangat sakit saat jeesica mendekati donghae oppa, dan hatiku jauh lebih sakit saat donghae oppa tidak menolak saat jessica memintanya untuk menjadi namja chingunya tepat dihadapanku.

Diary… malam ini aku patah hati…”

 

Ku buka lagi lembar demi lembar diary yoona yang menceritakan betapa ia sangat tersiksa saat melihat kebersamaanku dengan donghae oppa

“dear diary…

Aku sudah tak tahan lagi dengan semua ini, bagaimana aku bisa melewati hari hariku selanjutnya?

Aku tak sanggup melihat kebersamaan mereka lagi

Diary…

Hari ini aku menerima tawaran promosi dari atasanku untuk mutasi ke amerika, mungkin ini kesempatan yang bagus untuku dan aku juga bisa melanjutkan study ku disana, bukan ide yang buruk kan?

Kau tahu diary… ini adalah kesempatan ku untuk meninggalkan korea dan menghilang dari kehidupan mereka.

Sore ini aku berangkat, mendadak? Tentu saja tidak, aku sudah mempertimbankan semua ini sejak 1 minggu yang lalu, kyuhyun juga mengetahuinya, tapi ini sengaja aku sembunyikan dari jessica, aku tahu dia pasti tidak akan mengijinkanku pergi dari korea dan aku tidak ingin melihat jessica menangis.

Mianhae sica ya… semoga kau bahagia bersama donghae oppa”

Air matakau semakin deras, isak tangis keluar dari mulutku, yoona ya… sahabatku yang malang… bagaimana bisa dia menanggung beban batin yang begitu besar…

Aku tak akan membiarkan yoona menderita untuk yang kedua kalinya.

“yoongie ya… aku akan mengembalikan kebahagiaanmu… yaksok…”

Author POV

@ Seoul hospital

Tubuh yoona terbujur tak berdaya dengan banyak kabel yang menempel di badannya, begitu pula dengan donghae yang sama sekali belum beranjak dari tempatnya di samping yoona meskipun hanya satu detik, bibirnya terus menggumamkan nama yeoja yang dicintainya itu, mengucapkan berbagai kata cinta yang selalu ingin ia sampaikan selama ini

Clek…

Kyuhyun datang bersama seohyun

“hyung, makanlah dulu, ini sudah hampir tengah malam kau belum makan apa apa, biar aku dan seohyun yang menjaga yoona disini

“benar oppa, setidaknya jangan biarkan perut oppa kosong, nanti yang ada malah oppa juga sakit”

“tidak, kyu ya, seo ya… ku tidak bisa pergi sebelum yoona sadar”

Kyuhyun hanya menghela nafas berat, ternyata donghae begitu keras kepala ini adalah bujukannya yang entah keberapa kalinya hanya agar donghae mau memasukan sedikit makanan ke dalam mulutnya.

“baiklah hyung, kalau begitu biar aku yang membawa makanan itu padamu”

“jangan kyu, jangan merepotkan dirimu, aku tidak lapar”

Selalu kata kata itu yang keluar dari mulut namja itu, bahkan ia tidak mau beranjak dari tempatnya sekarang untuk mengganti bajunya yang penuh dengan darah jika jessica tidak memaksanya untuk mengganti pakaiannya yang kotor.

“hyung, jebal makanlah… aku tidak ingin yoona memarahiku saat ia sadar nanti kalau kau tidak makan sama sekali seperti ini”

Donghae terdiam

“hyung…”

“baiklah…tolong duduk disini seohyun ah… aku akan makan”

“dengan senang hati oppa”

Donghae POV

Sebenarnya aku memang lapar, tapi rasa laparku sama sekali tidak penting di banding dengan kondisi yoona saat ini, ia belum juga sadar semenjak keluar dari kamar operasi dan aku tak ingin melewatkan moment apapun saat ia akan sadar nanti, tapi benar yang kyuhyun ucapkan, yoona pasti tidak suka jika ia tahu aku tidak makan ketika menunggunya.

.

.

.

Sudah tiga hari yoona masih terlelap dalam tidur panjangnya, menurut pengamatan dokter yoona sudah melewati masa kritisnya, tapi karena kepalanya terbentur cukup keras saat kecelakaan maka kesadaraannya akan lambat untuk pulih.

“yoongie, princess… bangunlah sayang… sampai kapan kau akan terus tidur? Apakah disana kau memimpikan aku? Ireona chagiya… jebal”

“yoongie ya… apa kau tidak ingin melihatku? Jebal bukalah matamu chagiya”

Aku terus mengajak yoona berkomunikasi, karena menurut dokter itu akan merangsang kesadaran yoona.

Ku genggam erat tangan yeojaku ini, kurus, sudah tiga hari ini aku terus berada disampingnya, aku mengambil cuti dari perusahaanku dan membatalkan semua janji yang sudah di buat oleh sekretarisku, bukannya aku tidak bertanggung jawab, hanya saja aku tak ingin sedetikpun meninggalkan yoona dan tidak ada saat yoona tersadar.

Ini sudah hari ke empat, aku masih terus berusaha untuk membangunkan kekasihku dari tidur panjangnya, kadang jessica menggantikanku menjaga yoona jika aku tengah mandi atau makan, terkadang juga digantikan oleh kyuhyun atau seohyun.

Punggung yang sakit karena setiap malam tidur merunduk sama sekali bukan berarti apa apa bagiku, yoona lah prioritas utamaku sekarang, my princess.

Author POV

Siang ini begitu terang, tak ada sedikitpun awan tampak di langit yang jernir berwarna biru, namja itu masih dengan setia mendampingi kekasihnya yang masih terkulai lemah tak berdaya dan masih memejamkan matanya. Tampak jessica, seohyun dan kyuhyun disana, pada saat jam makan siang mereka memang selalu menyempatkan diri untuk mengunjungisahabat mereka.

“yoong, bangunlah… kami semua disini menunggumu membuka mata”

“yoongie saranghae…” donghae mengecup tangan yang ia genggam, tiba tiba jari tangan yoona bergerak.

Donghae yang melihat reaksi yoona reflek mendekatkan diri kea rah tubuh yeoja itu

“yoong, kau sadar yoong? Yoong ah? Kyu, panggil uisa ppalli”

“ne hyung!”

Mata yoona bergetar, halisnya bertaut, perlahan yoona membuka matanya,

“yoong… my princess aku tahu kau pasti bangun yoongie ya”

Jessica dan seohyun terharu menyaksikan yoona yang perlahan

“yoona ya…” panggil jessica, suaranya parau dan tercekat karena isakannya

Yoona mengerjap perlahan, ia membuka mulutnya hendak mengatakan sesuatu

“eodi…eodirago?” ucapnya parau, suaranya masih lemah namnun masih bisa terdengar oleh donghae, jessica dan seohyun

“chagiya, kau di rumah sakit, syukurlah kau sudah siuman chagiya, gomawo”

Donghae mengecup lengan yoona denga lembut dan mengucapkan kata kata syukur.

“dangsini…”

“ne? kau mau apa sayang katakan”

“dangsineun… nuguyo?” (kau… siapa?)

========================================================================

tbc…

otte reader…

mianhae tadinya author ingin jadikan part ini jadi yang terakhir tapi sepertinya ceritanya bakal gantung & kurang seru,

tapi bagaimanapun author perlu masukan dari reader semua, baik saran ataupun kritik author akan terima, kritiknya yang membangun ya…

terimakasih bagi reader yang sudah setia menunggu kelanjutan part ini…

kamsahamnida*bow*

jangan lupa leave comment *bow*

21 thoughts on “ff yoonhae – Can’t You See Me ? (part 6)

  1. bgs thor,,, tp sedih bgt knpa yoona jd amnesia gt. Lanjut thor endingnya Yoonhae bersatu dan menikah,,, updatenya jgn lama2 yah gomawo🙂

  2. Hilang ingatankah,,,,,??
    Ɣªª ampun gak kebayang deh gmna sedihnya hae oppa
    Kuharap gak lm ilang ingatannya pemgen cepet”
    Liat mereka bahagia,,,,,!!!

  3. wah… mlai criga sma kta dokter yg kpla yoona trbentur n lmbat sdar
    yah udh psti ujung2ny ilng ingtan,semoga part 7 part trakhir y chingu^^
    semangat y buat nulis FF YH lgi^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s