FF YoonHae – On My Way To Love You

Gambar

 

anyeong anyeong anyeong!!!^^

ada yang mau ff baru dari yoonhae???

pasti mau dong… ya kan??

oke, author bawa cerita baru buat kalian, ya tentu aja cast nya yoonhae, siapa lagi?

yuk ah, jangan lama lama…

check this out chingudeul!!

==============================================================================

 

Whuaa… dia menguap!! Lucunya…

Waah, dia tertawa! Aigoo neomu kyeopta…

Jinjja!!  Wajahnya… aku sangat menyukainya!!

 

Oh, aku sampai lupa, perkenalkan Im Yoona imnida, aku mahasiswi tahun ke 2, kalian ingin tahu apa yang aku lakukan? Yap! sudah 6 bulan hal ini menjadi aktifitas rutinku setiap pagi, memandang sosok seorang namja saat aku di busway dalam perjalananku ke kampus tempatku berkuliah. Dan setiap pagi namja itu selalu menjadi pusat perhatianku.

 

========

 

“menurutmu yang mana?” sooyoung menyodorkan selembar kertas yang berisikan nama nama yang sepertinya taka sing bagiku

“hae oppa, donghae oppa, lee oppa, haeppa? Ige mwoya?”

“ini list kemungkinan kau bisa memanggil nama namja itu, namanya Lee Donghae bukan? Laut timur, apa dia anak pantai?”

“aku dengar nama baratnya Aiden?” ucap taeyeon yang baru saja datang bersama yuri dan tiffany

“apa dia blasteran?” yuri angkat bicara kali ini

“dilihat dari sudut manapun dia itu orang korea asli, mungkin nama baptisnya?” jawab tiffany

“tanya aja sama orangnya langsung, daripada pusing pusing” ucap taeyeon.

“andwae! Aku ga mungkin bisa, tak mungkin kan jika tiba tiba aku menanyakan namanya begitu saja? Memalukan”

“kalau begitu cari kesempatan agar kalian bisa mengobrol, ya setidaknya berkenalan” saran sooyoung lebih masuk akal memang

“tidak perlu young ah, hanya dengan melihatnya saja aku sudah bahagia kok”

“aiish, kau ini, jika kau seperti ini terus kapan kau memiliki namja chingu?” seloroh tiffany yang di amini oleh taeyeon dengan anggukannya.

“matta! Diantara kita hanya Yoona saja yang belum punya namja chingu, ya! Yoong, cari kesempatan agar kau bisa dekat dengannya palli!”

“aiish, sudahlah, aku pusing”

 

Sooyoung, Taeyeon, Yuri, dan Tiffany terus saja mengoceh tentang namja yang akhir akhir ini menjadi topic pembicaraan kami.

Sedikit aneh memang mengingat aku yang ‘naksir’ namja itu tapi malah merekayang bersemangat, dan ketika aku menanyakan hal tersebut pada mereka, 1 jawaban yang serupa di lontarkan oleh ke 4 sahabatku itu “Im Yoona Ssi selama aku berteman denganmu tak pernah sekalipun kau berniat untuk melirik namja namja yang selalu mengejarmu, bahkan taeyeon sudah berganti namja chinggu sampai akhirnya menemukan seorang yang cocok dengannya leeteuk oppa, tiffany sudah 4 tahun bersama Yesung oppa, Yuri meskipun Minho lebih muda darinnya tapi mereka langgeng sampai sekarang, dan aku dengan Siwon oppa sudah hampir 5 tahun, dan kau? ? Tak satupun! Oleh karena itu aku berbahagia untukmu” dan ketiga temanku yang lain hanya mengangguk meng’iya’kan ucapan yeoja jangkung ini.

Dan kata katanya itu membungkam mulutku.

Ya, bagaimana tidak, selama kami bersahabat bahkan sejak aku SMA, aku tak pernah sekalipun memikirkan tentang sesuatu yang bernama namja, dan 6 bulan terakhir sejak aku melihatnya di busway dan menceritakannya pada chingudeul, tak pernah menyangka mereka bakal lebih antusias dariku, bahkan dia merencanakan hal hal yang tak pernah terbersit dalam fikiranku sama sekali.

 

======

 

“ya, apa kau yakin tidak ingin lebih dekat dengannya? Setidaknya hanya untuk berkenalan saja?” sooyoung kembali menanyakan hal yang sama, kini kami berada di apartement kami, mengerjakan tugas bersama.

Aku dan sooyoung tinggal bersama semenjak masuk kuliah, karena orang tua sooyoung kini berada di London untuk mengurus bisnis keluarganya, dan juga karena apartemen ini terlalu besar untuk ku tinggali sendiri. Kadang Taeyeon, Tiffany dan Yuri juga menginap disini, dan biasanya kami menghabiskan waktu sampai pagi untuk sekedar mengobrol, nonton film atau bergosip.

“sepertinya itu tidak perlu young ah, aku sudah nyaman seperti ini, hanya dengan melihatnya saja aku sudah bahagia”

“jinjja? hmm, lagipula sepertinya dia type namja yang tidak akan serius dalam berpacaran” sooyoung menggumam sendiri

“kau salah young ah, donghae oppa itu orang yang jujur, aku tahu itu”

“darimana kau tahu dia jujur?”

“hm, waktu itu…”

 

Flashback

Saat itu seperti biasa aku menunggu bis yang selalu mengantarku menuju kampus, dan seperti biasa juga di bis ini aku bisa melihat donghae oppa.

Namun hari ini sedikit berbeda, Donghae oppa kali ini tidak sendiri seperti hari hari sebelumnya, dia bersama beberapa temannya. Teman temannya pun tak kalah tampan dari donghae oppa, namun tetap donghae oppa yang paling tampan menurutku.

Sepanjang perjalanan aku terus mempehatikan mereka, bis ini seperti hidup dengan berbagai celotehan yang keluar dari namja namja yang duduk beberapa bangku di depanku. Suara mereka pun tak pelan, sehingga aku bisa mendengar celotehan celotehan mereka.

aku diajak kencan oleh teman kerja part time ku” ucap seorang namja berambut pirang

“jinjja? wah, lalu kau terima?” seorang yang duduk di depan namja pirang tadi menghadap ke belakang, posturnya sedikit lebih tinggi dari namja pirang tadi dan donghae oppa.

“geureom, kapan lagi bisa kencan dengan yeoja manis seperti IU? Kesmpatan bagus bukan?”

“ya! Kalau hyoyeon tahu habislah kau hyuk” ucap donghae oppa

“ketahuan juga tak apa”

Mwo? Napeun namja!

“kalau aku tak ingin seperti itu” ucap donghae oppa, aku hapal betul dengan suaranya

Deg! Ku pertajam lagi telingaku.

“meskipun dijamin 100 % gak bakal ketahuan, tapi aku tak ingin membuat yeoja chinguku sedih”

“waah, daebak! Hae ya, sepertinya aku jatuh cinta padamu, hahahaa” mereka tertawa bersama

“peluk aku hae ya” mereka kembali tertawa.

kemari, ku peluk hyung”

 

Flashback End

 

“begitu young ah… aku tahu donghae oppa adalah namja yang menghargai cinta”

Sooyoung mengangguk angguk tanda mengerti

“maka dari itu, jika aku memikirkan donghae oppa, jantungku jadi berdebar 2 kali lipat”

“tapi, bukankah itu menyakitumu yoong?”

“ani, tentu saja tidak, ada kepuasan tersendiri meski hanya dengan melihat wajahnya saja young ah”

“arraseo, aku tahu maksudmu”

 

=====

 

Hari ini aku berangkat kuliah seperti biasa, menunggu di halte yang sama, namun kali ini sooyoung ikut bersama denganku, karena kebetulan kami ada kelas pada jam yang sama.

 

Bus ku sudah datang, dan aku sudah siap untuk melihat matahari pagiku^^

 

“aakh…”

“waeyo? Kau kenapa yoong?”

“hai ini tak ada donghae oppa” aku tak melihat donghae oppa seperti harapanku pagi ini, hanya tampak beberapa namja yang selalu bersama donghae oppa tengah duduk bersama, sesekali tampak bercanda dan tertawa setelahnya.

 

“kenapa donghae oppa tidak ada ya? apa jangan jangan dia sakit young ah, eottokhae? atau ke luar negeri? Ah, eottokhae?”

“ya, im yoona, apa kau mengigau? Aigoo”

“selama ini dia tak pernah telat young ah…”

“mungkin dia ada sedikit urusan yoongie”

“semoga dia baik baik saja”

 

Hah, rasanya tak begitu semangat menjalani hari ini, tak mendapatkan vitaminhae seperti biasanya ternyata berdampak buruk pada moodku hari ini, ah, padahal biasanya aku selalu semangat.

 

=====

 

Bip Bip Bip Bip!!!

Tidur pagiku terusik dengan alarm yang ku set tadi malam, ah, lebih tepatnya tengah malam, ku lirik jam weker yang berbunyi itu.

Mwo?? Aarrgh… ini sudah jam 8 lebih!! Ku terlambat!!!

“YOUNG AH!! KENAPA KAU TIDAK MEMBANGUNKANKU??”

“Ya! Tidak usah berteriak seperti itu”

“AKU TERLAMBAT YOUNG AH” aku buru buru membasuh wajahku dan menyikat gigiku secepat mungkin

“bukankah jadwal kuliahmu jam 11 nanti yoongie?”

“aaiiah, aku terlambat! Aku pergi!”

“hati hati”

“ne!”

 

Aku berlari menuju halte secepat yang ku bisa, namun bis yang biasa mengantarku barusaja pergi.

“YAA!! TUNGGU!! Hosh…”

Aiish, benar kan, aku terlambat, aku tak bisa melihat matahariku lagi pagi ini.

 

Beberapa menit kemudian bis berikutnya dengan tujuan yang sama berhenti persis di depanku, dengan tak bersemangat ku langkahkan kakiku untuk naik bus ini.

“aiish padahal besok sampai lusa aku tak bisa melihatnya, kenapa hari ini malah kesiangan”

Pabo yoona! Seharusnya aku menyetel alarm lebih pagi lagi.

2 hari aku tak bisa melihat donghae oppa, eottokhae?

hacchiiim!”

Sepertinya suara ini familiar di telingaku. Ku tolehkan pandanganku ke bangku yang berada seberang kursiku, Mwo? Aku tidak salah lihat bukan? Itu Donghae oppa!!

Aah,, eottokhae… jaraknya begitu dekat.

 

Surga dunia.

Aigoo, kenapa Tuhan bisa menciptakan wajar sesempurna itu.

Jinjja, aku tak bisa mengalihkan  pandanganku, aah, eottokhae?

 

Aku terus memperhatikan dan menatap donghae oppa yang ternyata dia ada di dalam bis yang sama denganku, ah, apa sekarang jadwalnya berubah? Molla, yang enting sekarang aku harus menikmati moment indah ini.

Ya Tuhan, tampan sekali namja ini.

 

Author POV

Deg!

Tiba tiba donghae memalingkan wajahnya dan melihat kea rah yoona, tentu saja mata mereka beradu pandang karena yoona tengah menikmati pemandangan yang memang tak mungkin ia lewatkan begitu saja.

Tertangkap basah yoona tengah memperhatikan donghae, seketika itu juga ia langsung memalingkan muka dan menundukan wajahnya yang kini telah berubah warna menjadi merah, malu, ya, tentu saja, siapa yang tak kan malu jika seseorang tertangkap basah tengah memperhatikan seseorang.

 

Tapi tak ada reaksi apapun dari donghae, ia kembali menatap jalan dan sesekali menatap layar handphonenya. Dan yoona yang masih tampak canggung sesekali melirik kea rah donghae, sedikit raut kecewa tersirat dari wajah manisnya, mungkin yoona berharap donghae akan bereaksi setelah memergokinya menatap donghae begitu intens.

 

Yoona POV

Ternyata Donghae oppa tak bereaksi apapun, bahkan tersenyum pun tidak.

Seperti bukan donghae oppa yang biasa aku lihat, kini ia tampak dingin, tak ada ekspresi yang selalu membuatku meleleh jika aku melihatnya.

 

Ku perhatikan donghae oppa yang sesekali melihat kea rah jalan, sorot matanya redup.

Oppa, apa ada yang sedang kau fikirkan?

Ku lihat donghae oppa memegang handphone nya, sesekali ia memperhatikan handphonenya itu.

Oppa, apa kau sedang menunggu telfon dari seseorang?

Apa itu yeoja chingumu?

Apa oppa sedang bertengkar dengannya?

Aiiish, yoona! Jangan asal tebak seperti itu!

 

chagaun nae pyojeongi Break Down

deo isang sumgil sudo eobtneun nae sarang

goppiga pullyeo beorin chae

pogpung cheoreom jiljuhae

So Baby Let’s go go

 

Handphone nya berbunyi! Aigo, ringtonenya bagus! Lagu apa ini? Aku harus mencari dan mendownloadnya.

Ku lihat donghae oppa hanya memandangi layar handphonenya saja.

Kenapa tidak diangkat oppa?

handphonenya masih terus berbunyi memainkan lagu yang sama berulang ulang, berhenti dan berbunyi lagi.

 

keras kepala sekali, sudah kubilang jangan menghubungiku lagi!”

Donghae oppa menggerutu sendiri, entah pada siapa, namun handphonenya masih terus berbunyi dan ku lihat donghae oppa menekan tombol END, dan handphone nya mati.

 

Raut wajahnya berubah, menjadi lebih dingin dari sebelumnya, ah, mungkin mood nya memang sedang tidak bagus.

Eh, aku sudah hampir sampai, yaah, aku harus berpish dengan donghae oppa, ah tapi taka pa, besok kan masih bisa melihatnya lagi di bis.

Anyeong oppa…

Aku turun dari bus yang biasa mengantarku ini.

Grep!

“chogiyo, agassi”

 

Author POV

Yoona turun dari bis yang ditumpanginya, dengan wajah yang menunjukan bahwa ia tak ingin kelauar dari bus tersebut, pasti karena ada namja yang bernama donghae di dalamnya.

Grep!

Tiba tiba sebuah tangan dengan cepat mencegah yoona lebih jauh lagi untuk melangkah, tangan yoona ditahan oleh seseorang.

“chogiyo, agassi”

“nde?” yoona berbalik seketika dan melihat siapa orang yang memanggil dan memegang tangannya tersebut.

 

BRUKK!!

Dan yoona pun pingsan.

==============================================================================

TBC.

 

ottae??

ditunggu comment nya ya chingudeul…

gomawo… *chu

35 thoughts on “FF YoonHae – On My Way To Love You

  1. huuaaaaa good job thor
    tapi rasanya kurang greget gitu*bahasa apaan tuh* tapi tetep bagus kok
    buat part selanjutnya jangan lama2 yaa
    fighting \(^,^)/

  2. huaaa.. yoong eon gwenchana? knp pingsan? masa pesona Haeppa bikin yeoja pingsan? *plakk
    knp tbc thor?

    tp kira2 Haeppa mau ngapain ya? ku fikir dy bakal diem aj, ckck

    lanjutin dong next chaptny, jgn lm2

    Keep writing! Fighting!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s