FF YoonHae – On My Way To Love You (Part 3)

Gambar

—————————————————————————————————————————————————————————

anyeong^^

kali ini author datang lebih cepat dari biasanya loh…

kekeee^^

tapi kenapa masih banyak silence reader ya, padahal author udah dengan semangat 45 bikin ff loh, tapi masih banyak yg belom nge apreasiasi ff bikinan author…

sudahlah, curhatnya dilanjut nanti aja,

geureom, kita lanjut aja ke inti, okke??

check this out readerdeul!!

——————————————————————————————————————————————————————

Ternyata aku salah.

Yeoja cantik berambut pirang yang kini ada di hadapan kami bukanlah orang yang kami tunggu, ia bukan kekasih Donghae Oppa.

“jadi, kenapa Eonnie mu tidak menepati janjinya hari ini Krystal?”

Ucap Donghae Oppa, masih terdengar nada sinis di intonasi kata katanya, sabar Oppa.

“ng, itu, mianhae Oppa, aku datang kesini justru atas permintaan Eonnie, dan meminta maaf karena tidak bisa menepati janjinya karena ada suatu hal”

Donghae Oppa tampak menghela nafas jengah, disini aku hanya bisa menyaksikan mereka.

Sepertinya yeoja yang dipanggil Krystal ini adik dari kekasih Donghae Oppa, cantik. Mungkin Eonnie nya jauh lebih cantik.

“chogie, apakah dia kekasih Donghae Oppa?” ucapnya melihat ke arahku

“nde? Oh, itu…”

“benar, dia kekasihku” Donghae Oppa memotong ucapanku, dan sedetik berikutnya tanganku di genggam olehnya. Omo! Aku butuh udara sekarang!

“ah, geurae… syukurlah jika Oppa sudah menemukan pengganti urri Eonnie, chukhae Oppa kekasih Oppa sangat cantik”

Apa apaan ini? Kenapa wajahnya terlihat kelam saat mengucapkan kata kata tadi? Bukankah seharusnya ia marah atau emosi melihat kekasih kakaknya menggandeng tangan yeoja lain?

“aku hanya mewakili urri eonni untuk memberikan selamat pada Oppa dan Eonnie”

“ng, jika boleh tahu nama Eonnie siapa? Kita belum sempat berkenalan”

“ah, ye, tentu saja, naega im Yoona imnida”

“jung soojung imnida Eonnie, bangapseumnida”

Kulirik Donghae Oppa sekilas, ia hanya diam menyaksikan pembicaraan kami, entah apa yang ada didalam pikirannya itu. Oppa, aku harus bagaimana lagi? Bicaralah.

 

Hening.

Kami sibuk dengan fikiran masing masing, sesekali aku lihat Donghae Oppa hanya menghela nafas berat, apakah ia kecewa karena bukan kekasihnya yang datang langsung?

Tak jauh berbeda dari Donghae Oppa, yeoja yang bernama Krystal yang duduk di hadapan kami pun tak kalah membingungkanku. Aiish, kenapa semuanya jadi seperti ini?

“uhuk uhuk!!” bodoh! Bisa bisanya aku tersedak minuman ini

“Yoong, gwenchana? Minumnya pelan pelan saja” Donghae Oppa menepuk nepuk punggungku lembut. Aku hanya menggangguk dan masih terbatuk berusaha membersihkan tenggorokanku

Oppa, padaku saja kau sangat baik dan perhatian, apalagi jika yang tersedak itu adalah kekasihmu yang sebenarnya, mungkin kau akan jauh lebih perhatian.

“hm, Oppa Eonnie, aku permisi, masih ada keperluan yang lainnya, geureom khalkae” tiba tiba Krystal berdiri, membungkukan badannya kemudian pergi meninggalkan kami.

 

“Oppa, apakah semua sudah selesai?”

“molla, aku tidak yakin Yoong”

“wae? bukankah tadi Krystal sudah mewakili kakaknya untuk menemui kita?”

Donghae Oppa hanya diam, lagi lagi aku tak tahu apa yang ada di dalam otaknya.

“ng, kau sudah ingin pulang?”

Donghae Oppa kini seperti orang linglung, apa akan baik baik saja jika aku pulang dan meninggalkannya?

“ani, aku belum ingin pulang Oppa, wae?”

“lalu akan kemana setelah ini?”

“molla, mungkin ke taman yang biasa aku kunjungi”

“kajja, kita ke tempat biasa kau kunjungi saja”

 

—-

 

Disinilah kami berada, taman di pinggir sungai Han, tempat favoritku.

“kau sering kesini?”

“em, disini indah, dan bisa membuatku tenang”

“benarkah?”

“ne”

Diam.

Tak ada pembicaraan yang bisa aku bicarakan, tak ada topic. Ayolah Yoong, cari topic yang menyenangkan.

“hm, Oppa”

“ne?”

“ah, ani, Oppa bagaimana jika jalan kearah sana? Pemandangannya lebih indah”

“benarkah? Baiklah kalau begitu”

 

Author POV

Yoona dan Donghae berjalan beriringan di pinggiran sungai han. Tak ada pembicaraan diantara mereka berdua.

 

Perhatian Yoona teralihkan saat ia menyapukan pandangannya ke sekeliling lingkungan ini dan menangkap sesosok yeoja yang tengah berlari,

Eonnie! Kenapa keluar sendiri? Kenapa tidak menungguku?”

“hehe, mian Krystal ah, Eonnie jenuh di ruangan itu terus”

 

Yoona POV

Krystal ssi? Sedang apa ia disini? Dan siapa yang ia panggil eonni? Mungkinkah yeoja itu kekasih Donghae Oppa? Kakak dari Krystal yang tidak bisa menemui kami tadi?

Eotthokhae? Apa aku harus memberi tahu Donghae Oppa?

Ku lihat Donghae Oppa, ia masih sibuk dengan fikirannya sendiri yang sepertinya tak menyadari ada mereka di sekitar sini.

Jejak langkah kami berlawanan arah dengan keberadaan Krystal dan kakaknya, apa aku harus menemui mereka? Bagaimana jika Donghae Oppa tidak mau bertemu dengannya?

 

“ehm, Oppa, aku ingin ke toilet sebentar”

“nde? Mau ku antar Yoong?”

“ah, ani, tidak usah Oppa, aku bisa sendiri”

“geurom, aku menunggu di banggu depan sana ne?”

“oke”

 

—-

 

Author POV

“anyeonghaseyo” sapa Yoona pada dua gadis yang tengah duduk di taman, ya, gadis yang ia perhatikan sejak tadi, Krystal dan kakaknya, yang ia yakini adalah kekasih Donghae.

“Eonnie” mimic Krystal tampak sedikit terkejut melihat Yoona

”nuguseyo?” berbeda dengan Krystal, kakaknya menunjukan ekspresi bingung.

“naneun im Yoona imnida, Krystal ssi, apakah dia adalah kakakmu?”

Krystal hanya mengangguk, dan melihat kearah Eonnie nya yang masih menyunggingkan senyumnya, cantik, wajahnya mirip dengan Krystal dan berambut coklat.

“Eonnie, dia adalah kekasih baru Donghae Oppa yang tadi aku temui”

Seketika senyum manis di wajah pucat itu hilang, sedih, shock, kecewa, marah semua ekpresi silih berganti menghiasi wajahnya.

“benarkah? Ah, perkenalkan naega jung Jessica imnida, syukurlah Donghae Oppa mendapatkan pengganti yang lebih cantik dariku”

“ah,keugo…”

“aku harap kau bisa membahagiakan Donghae Oppa, jebal, buatlah dia bahagia”

 

Yoona POV

Sepertinya ada yang tidak beres disini.

Aku bertatap muka dengan yeoja cantik, mantan kekasih Donghae Oppa.

“aku harap kau bisa membahagiakan Donghae Oppa, jebal, buatlah ia bahagia”

Senyum pahit yang ku tangkap dari ekspresinya membuatku tidak nyaman.

“wae? apakah kau masih mencintai Donghae Oppa?”

“Eonnie?” Krystal sepertinya tidak menyukai pertanyaanku

“cinta? Entahlah, aku sudah tidak pantas untuknya”

“apakah karena rasa bersalahmu karena telah berselingkuh dariku Sica?”

Deg! Suara Donghae Oppa berada di belakangku sekarang, ku balikan tubuhku, dan benar saja, beberapa meter di belakangku Donghae Oppa berdiri, jelas sekali ia sangat emosi saat ini, wajahnya sangat dingin, ekspresi yang ku benci.

 

“kenapa tidak menjawabku jung Jessica? Kau merasa tidak pantas bersamaku karena kau berkhianat? Benar begitu?”

“Oppa…”

“geurae, untuk apa kau selalu mengirimkan pesan ingin bertemu dengan kekasih baruku? Untuk menyampaikan omong kosong ini?! Hah!”

Jessica menutup matanya, mungkin karena shock melihat Donghae Oppa semurka ini.

“Oppa geumanhae, kita bisa bicarakan semuanya baik baik”

“tidak Yoong, tidak untuk seorang penghianat”

“tapi Oppa”

“mulai sekarang jangan pernah mengirimkan pesan omong kosong untuk bertemu kekasihku lagi, dan dia, im Yoona, dia adalah kekasihku yang sekarang, kau puas?”

Jessica tersenyum, namun aku bisa melihat matanya yang berkaca kaca, dan adiknya Krystal hanya bisa diam melihat kejadian ini matanya pun tampak sedih melihat Donghae Oppa yang murka pada kakaknya itu.

“Oppa, geuman, sudah cukup”

“kajja Yoong”

Tanganku diseret paksa oleh Donghae Oppa, sakit. Tapi aku yakin hati Donghae Oppa lebih sakit.

Ku lihat kearah belakang, Krystal tampak menenangkan kakaknya yang yakini sekarang ia tengah menangis, apakah sebenarnya mereka saling mencintai?

Lalu kenapa tega teganya Jessica menghianati Donghae Oppa?

 

—-

 

“Oppa, ng…”

“ada apa Yoong?”

“bolehkah aku bertanya sesuatu?”

“bukankah itu sebuah pertanyaan?” aiish, pabo, tapi syukurlah Donghae Oppa sudah kembali ke sifat yang ku sukai. Menyenangkan.

“bukan itu pertanyaanku Oppa”

Donghae Oppa terkekeh melihatku yang mempoutkan bibirku karena kesal.

“geurae, apa pertanyaanmu” Donghae Oppa mengacak acak rambutku sejenak dan menghela nafas berat.

“mian Yoong, aku telah melibatkanmu dalam masalahku” Donghae Oppa tersenyum kecut

“apa Oppa masih mencintainya?” Donghae Oppa diam, tak ada jawaban.

 

“andai saja aku bertemu denganmu lebih awal”

Cukup. Aku tahu, mereka masih saling mencintai.

Jika aku bertemu denganmu lebih awal kau akan mencintaiku Oppa?

Jika kita bertemu lebih cepat, akankah merubah takdir yang sekarang mampermainkan perasaanku?

Sial, aku sangat mencintai namja ini.

 

—-

 

“mau ku traktir makan?” ucap Donghae Oppa memecah keheningan

“ng, sepertinya aku harus pulang sekarang Oppa”

“wae? kau ada keperluan lain?”

“em, Sooyoung, temanku ingin aku menemuinya sekarang?”

“sayang sekali, padahal aku ingin melihatmu makan dengan lahap lagi”

“haha, mian Oppa, lain kali saja lagi”

“geurae, dimana temanmu, kita kesana sekarang?”

“ah, ani Oppa, aku bisa pergi sindiri, lagi pula tempatnya cukup lumayan dekat dari sini”

“tidak ingin ku antar? Hah, kenapa aku merasa dicampakkan ya”

“ya! Oppa, aku tidak mencampakkanmu, geurae, lain kali jika aku merasa lapar aku akan menghubungimu, ottae?” Donghae Oppa terkekeh sejenak

“tentu, aku sudah banyak merepotkanmu, mian, dan jangan sungkan untuk menghubungiku”

“geureom, aku pergi Oppa”

“nde, hati hati”

Ku tutup pintu mobil dan melambaikan tangan kearah mobil yang kini melaju membelah jalanan soeul.

 

Mian Oppa, aku berbohong padamu.

Sebenarnya aku tak ada janji dengan Sooyoung.

Ku langkahkan kakiku menyelusuri pinggiran jalan menuju tempat dimana aku meninggalkan jung bersaudara tadi. Aku yakin mereka masih disana.

 

—-

 

Ku lihat dari kejauhan dua orang yeoja yang masih duduk di bangku taman, benar dugaanku, mereka masih disini.

“anyeong” ku beranikan diriku untuk menyapa mereka

“Eonnie” aku tersenyum pada Krystal, ekspresinya cemas, sesekali ia melihat kearah Jessica, kakaknya yang tersenyum manis padaku.

Bagaimana wajah dengan senyuman selembut ini bisa melukai hati Donghae Oppa?

“anyeong, Yoona ssi?” aku mengangguk

“mian, Yoona ssi, aku…”

“Jessica ssi, apa kau masih mencintai Donghae Oppa?” ucapku to the point, aku sudah bosan basa basi, aku sudah muak dengan sandiwara menyedihkan yang membuat Donghae Oppa terluka

“Eonnie, apa maksudmu” Krystal tampak tidak terima aku mengajukan pertanyaan seperti ini pada kakaknya yang hanya diam dari tadi.

“jawablah Jessica ssi, apa kau masih mencintai Donghae Oppa?”

“Eonnie, cukup”

“kenapa tidak menjawabku? Jika benar kau sudah tidak mencintai Donghae Oppa syukurlah, jadi aku sama sekali tidak khawatir lagi kau akan mengganggu hubungan kami” dengan sengaja ku buat nada bicaraku sedingin mungkin

“andwae! Jebal, jangan bawa Donghae Oppa pergi dariku” suara parau akhirnya keluar dari mulut yang sedari tadi diam seribu bahasa.

“wae? kau sudah mencampakkannya bukan? Kenapa aku tidak boleh membawanya? Wae?!”

“cukup! Geumanhae, jebal Yoona ssi, geuman, kajja Eonnie” Jessica menolak ajakan Krystal yang ingin membawanya pergi dari sini

“aku masih mencintainya, sangat mencintainya, tapi aku tidak bisa”

“wae?”

“itu bukan urusan anda Yoona ssi” suara berat muncul diantara kami.

Sosok tegap dan berahang kuat menghampiri kami.

“kajja chagi, kau sudah terlalu lama berada di luar”

“taec Oppa”

Jessica tampak menurut pada namja ini, dan sangat bergantung padanya.

Apa aku salah dengar? Namja tadi menyebutnya chagi? Apa namja ini yang membuat Jessica menghianati Donghae Oppa?

“apa dia yang membuatmu menghianati Donghae Oppa Jessica ssi?”

Langkahku tertahan saat ingin mengejar Jessica dan namja yang membawanya ke dalam mobil oleh tangan Krystal.

“Eonnie, geuman, jebal akan aku ceritankan semuanya nanti, kumohon berhentilah sekarang”

————————————————————————————————————————————————————-

TBC.

 

ottae? masih gaje kah?

please dont be silence reader disini, 

minimal author tau apa yang ada di fikiran readerdeul tentang tulisan ini.

baguskah, jelekkah, biasa aja kah, atau kurang ngena kah?

jebal, leave comment nde??

tak lupa author berterima kasih buat readerdeul yang udah leave comment nya

gomawo^^

*bow

34 thoughts on “FF YoonHae – On My Way To Love You (Part 3)

  1. Pendek bgt thor. .

    Kyaknya jessica sakit yah?? Mkny di nglepasin donghae

    aahh kpn donghae jth cinta sm yoona??

    Dtnggu part slnjtnya.

  2. ahhh kyknya sica skt yah, trus ga mau nyusahin donghae makanya dia pura2 selingkuh ama taec,, uuhh yoona malang benar nasibmu kl tebakanku bnr trus ntar donghae maafin sica trus mrk baikan trus gmn yoona😦
    Kl kyk gt nyesek bacanya, ga suka pokoknya,author bikin yoona bahagia, bikin Yoonhae bersatu please…

  3. waduh kok semakin rumit yaa.. jessica sakitkah?? gimana ntar klo haeppa tau si jessica sakit.. akankah kembali ke jessica lagi?? andweeee aku gak rela😦
    dlnjut ne jgn lama2…

  4. kekny sica pnya pnykit deh,trus taec oppa it dkter yg jgain yoona..
    nah,si yoona ntar cri tau deh..trus ngbntu sica n donghae blikan..(smoga gx trjdi)
    hae mlai suka ma yoona pa gmna nih?hehe
    next d tnggu chingu^~^

  5. mian bru comment,itu hs ceritanya gmn sih?sica selingkuh atau sakit kok mukanya pucat?aku bingung
    Yg penting bikin yh bersatu

  6. annyeonghaseo aku reader baru disini .
    ceritanya bagus + seru banget.
    apa haeppa masih mencintai sica eonni ? buat haeppa cinta sama yoong eonni ne thor , kan kasian yoong eonninya .
    terus apa alasan sica eonni ngehianatin haeppa ? apa sica eonni sakit parah ?

    ah aku penasaran banget sama kelanjutannya . cepet dipost ne next part-nya .

    keep writing ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s