FF YoonHae – My Soul ( Part 2)

Author : Lee Yoon Ri a.k.a Fietha Khuriend El Wardah
Twitter : @fita_wardah
Tittle : MY SOUL (Chapter 1)
Main Cast : Lee Donghae, Im Yoon Ah
Support casts : all member Super Generation
Length : series
Genre : romance *pengennya sih😀 and friendship

=========================================================================================================================================

Annyeong… *cium readers satu-satu =D
Author kembali dengan ff MY SOUL yang chapter 2. Gomawo ne udah mau baca ff author yang kurang bagus ini. Udah ah daripada banyak cincong langsung aja ne..
Check this out (y)

========================================================================================================================================

Part sebelumnya =>
Tiba-tiba dering ponselnya membuat ia keluar dari pikirannya sendiri.
“Yeobseo.”
“Yeobseo hyung, wae?”
“Kau sudah selesai Hae-ya?”
“Ne, aku sedang dalam perjalanan ke dorm. Ada apa?”
“Tak apa. Kau langsung ke gedung SM saja, Soo Man hyung meminta kita berkumpul, ada SNSD dan artis yang lain juga.”
“Arrasseo hyung, sebentar lagi aku sampai.”
Donghae langsung memacu mobilnya lebih cepat, setelah mendengar penuturan Leeteuk tadi ia jadi ingin segera sampai. Ia ingin bertemu dengan Yoona, ia merindukannya.

And story begin😉

Apapun yang terjadi tetaplah bersamaku, di sisiku. Tetaplah menjadi matahariku yang selalu memberikan kehangatan. Aku yakin kita bisa melewatinya berdua, bersama.
-Lee Donghae-

”Selama kau tetap menggenggamku, aku yakin aku bisa melewatinya. Sekalipun ini tak akan mudah, aku yakin dengan hatiku yang telah terpatri untukmu.”
-Im Yoon Ah-

–**–

@Gedung SMent
DONGHAE POV
Kupercepat langkah kakiku menuju aula gedung ini. Kulihat di sana sudah banyak artis yang berkumpul. Ku edarkan pandanganku mencari member Super Junior. Ah, di sana rupanya. Kulihat mereka sedang berbincang dengan member SNSD. Kuhampiri mereka.

“Annyeong.” Mereka menoleh ke arahku.
“Donghae-ya, kau sudah sampai? Bagaimana syutingmu tadi?” tanya Siwon hyung padaku.
“Lancar hyung.” Jawabku singkat lalu duduk di sofa yang masih tersisa.
“Apa mereka menyinggung soal hubunganmu dengan Yoona, oppa?” kulihat Sooyoung menatapku, meminta jawaban atas pertanyaannya.
“Ne, tapi untung saja tak banyak. Mereka menanyakan pendapatku tentang Yoona dan fanboysnya. Aissh! Itu membuatku kesal.”
“Kau ini, jangan bersikap kekanak-kanakan seperti ini. Itu hal wajar Hae-ya.” Tutur Eunhyuk hyung.
Tunggu, aku tidak melihat Yoona. Ke mana dia? Apa dia belum datang?
“Kau mencari Yoona, oppa?”
“Ah, ne Sunny. Ke mana dia?”
“Dia di toilet oppa, sebentar lagi juga akan kembali.” Jelas Hyoyeon padaku. Aku mengangguk mengerti.

Tiba-tiba kurasakan sebuah tangan terkalung di leherku.
“Kau mencariku oppa? Rupanya kau sangat merindukanku.” Ucapnya seraya meletakkan kepalanya di pundakku.
“Percaya diri sekali kau Im Yoon Ah.” Kugerakkan kepalaku ke samping menoleh ke arahnya. Kulihat ia mempoutkan bibirnya.
“Jangan tampakkan wajah imutmu itu Yoongie, kau ingin aku mendapatkan saingan lebih banyak lagi?”
“Biar saja, katakan dulu kau merindukanku oppa.” Rengeknya.
”Kenapa harus kukatakan? Tanpa bicarapun seharusnya kau sudah mengerti.” Jawabku sambil mencium singkat pipinya. Ia menatapku, menampakkan senyum indahnya. Di jarak yang sedekat ini ia terlihat lebih cantik.
“Kya! Jangan lupakan kita hyung. Kalian tidak hanya berdua di sini.”
Issh! Evil ini mengganggu saja, tapi benar juga aku tidak hanya berdua di sini. Hahahha aku jadi malu.
Yoona pun kemudian beranjak duduk di sisiku. Wajahnya memerah, kurasa ia juga malu.
“Ah, Soo Man hyung datang.” Ucap Kibum.

Kami pun beralih memandang Soo Man hyung yang sudah berada di ruangan ini.
“Baiklah, aku hanya akan memberi tahu kalian bahwa 5 hari lagi kita akan mengadakan konser. Bukan konser besar memang, ini hanya acara amal yang telah kurencanakan dengan temanku. Jadi aku akan membawa anak asuhku untuk meramaikan acara itu.”
Kami hanya mengangguk-angguk mendengar penjelasan Soo Man hyung.
“Aku akan memilih siapa yang akan ikut. Super Junior, SNSD, BoA, dan Kangta. Kuharap kalian mempersiapkan diri dengan baik. Arrasseo?”
“Arrasseo.” Jawab kami serempak
“Baiklah aku pergi dulu.”
Super Junior dan SNSD, itu artinya aku akan memiliki banyak waktu untuk Yoona. Ah, senangnya.
“Kita harus mempersiapkannya segera, waktu yang kita miliki hanya 5 hari.”
“Ne Taengi, kau benar.” Jawab Hangeng hyung setujuh.
***

Beberapa artis lain sudah pulang, tinggal kita yang ditunjuk Soo Man hyung tadi masih di sini. Kita akan latihan untuk konser nanti, semua harus dipersiapkan dengan matang.
“Di acara nanti kita akan berkolaborasi dengan SNSD.” Ucap Leeteuk hyung.
“Waah! Pasti akan sangat bagus. Kita akan menyanyikan lagu apa, oppa?” tanya Seohyun semangat.
“Molla, untuk itu kita diskusikan sekarang. Menurut kalian lagu apa yang akan kita nyanyikan?”
“Bagaimana kalau Mr. Simple dan The Boys? Kalian tau kan dua lagu itu yang di remix? The Simple Boys? Aku rasa itu bagus.” Usul Tiffany.
“Pemikiranmu bagus sekali Fany-ah.” Puji Siwon hyung sambil mengacak rambutnya, Tiffany hanya tersenyum malu mendengar pujian namjachingunya itu.

Okey, biar kujelaskan. Sebenarnya pasangan Super Generation bukan hanya aku-Yoona, tapi ada yang lain juga. Leeteuk hyung dan Taeyeon, Siwon hyung dan Tiffany, Kyuhyun dan Seohyun, Eunhyuk hyung dan Hyeoyeon dan juga Sungmin hyung dan Sunny.
“Ah ne, itu bagus. Kita tinggal mengatur koreografi dan formasinya.” Imbuh Heechul hyung.
“Masalah itu gampang, serahkan padaku.” Jawab Shindong hyung.
“Baiklah, tunggu apa lagi. Kita ke ruang dance sekarang. Kajja!” ajak Jessica.
Kita pun menuju ruang dance dan berlatih di sana. Tak butuh waktu lama menentukan koreografinya, gerakannya hampir sama dengan lagu kita masing-masing namun ada juga yang di ubah agar lebih sesuai.
“Bagian terakhirnya rasanya kurang oppa.”
“Memang Yeonie, aku juga merasa seperti itu. Apa ada yang punya usul?” tanya Eunhyuk hyung.
“Bagaimana kalau di bagian terakhir kita tambahkan improv. Jadi hanya beberapa member yang akan dance.” Usul Yuri.
“Dan dance-nya berpasangan. Eotteoke?” tanya Eunhyuk semangat.
“Kya! Tentu saja kau akan berpasangan dengan Hyoyeon Hyukie. King and Queen of dance. Akalmu pintar sekali.” Kangin mencibir, Eunhyuk hanya garuk-garuk kepalanya yang tak gatal.
“Tapi idemu bagus Hyukie, kita akan memilih 3 pasangan yang akan melakukan dance di bagian akhir. Baiklah, siapa yang kita pilih?” rupanya Shindong hyung setuju dengan usul Hyukie hyung, kurasa itu memang bagus.
DONGHAE POV END

YOONA POV
“Tentu Hyeo-Hyuk harus ada.” Kulihat Hyukie oppa senang mendengar perkataan Sooyoung eonni.
“Bagaimana kalau YoonHae?” sontak aku mendelik mendengar usul Sica eonni. Donghae oppa juga tampak kaget mendengarnya.
“Itu bagus, kalian juga sama-sama jago dance.” Tambah Hangeng oppa.
“Arrasseo, itu bagus.” Ucap Donghae oppa yang berdiri di sampingku. Aku juga tersenyum dan menganggukkan kepalaku tanda setuju.
“Kurang sepasang lagi. Menurutku Yuri juga harus ada, dance-nya juga sangat bagus, tapi dengan siapa?” tanya Sungmin oppa.
“Dengan Kyuhyun oppa saja, dia juga pandai dance kan?” semua menatap Seohyun heran.
“Waeyo?” tanyanya polos.
“Hyunie, apa kau yakin? Kau tidak….” perkataanku terpotong ucapan Seohyun.
“Cemburu? Tentu saja tidak, ini hanya dance kan eonni? Lagipula Kyuhyun oppa dance dengan eonni ku sendiri, mana mungkin aku cemburu?” jelasnya pada kami.
“Aah, kau dewasa sekali Hyunie.” Ucap Kyuhyun oppa dengan merangkul pundak Seohyun.
“Kya! Di sini membuatku iri. Aku jadi lapar.” Gerutu Sooyoung eonni.
“Apa tidak ada hal lain yang ada di pikiranmu selain makan, eoh?” cibir Ryeowook oppa, Sooyoung eonni yang mendengarnya hanya mempoutkan bibirnya.
“Mari kita mulai. Jadi konsepnya seperti ini….” Shindong oppa menjelaskan dengan detail bagaimana konsep yang akan kita gunakan.
“Kya! Itu bagus oppa. Kau memang hebat!” puji Taeyeon eonni.
“Jinjja? Baiklah kalau begitu mari kita latihan.”
***

Ah! Akhirnya selesai juga latihannya. Melelahkan sekali, tapi setidaknya ini membuatku bahagia. Seharian ini aku bersama Donghae oppa, andai saja setiap hari kita bisa seperti ini.
Kita sedang duduk di ruang dance menghilangkan penat sejenak. Kulihat Siwon oppa dan Fany eonni berbaring bersebelahan di lantai. Mereka juga pasti senang bisa seharian bersama. Aku tersenyum sendiri melihat mereka.
“Yoong, kau kenapa?” tanya Donghae oppa yang duduk di sebelahku, ia pun mengikuti arah pandanganku.
“Kau ingin seperti itu?” tanyanya menggodaku.
“Nde? Annio, aku hanya senang saja oppa. Meskipun hari ini melelahkan tapi aku bisa bersamamu. Andai saja setiap hari seperti ini.”
“Aku juga senang Yoong.” Jawabnya lalu mengusap kepalaku.
YOONA POV END

AUTHOR POV
Donghae meletakkan kepalanya di pangkuan Yoona, dan berbaring di lantai ruang dance itu. Tampaknya di sana sudah mulai sepi, member yang lain sudah kembali ke dorm mereka. Hanya ada mereka dan juga Siwon-Tiffany. Namun sepertinya Siwon dan Tiffany akan pulang juga.
“Yoong, aku pulang dulu ne. Kau tak pulang?”
“Nanti dulu eonni, aku masih ingin di sini. Eonni pulang saja dulu.”
“Kau tak apa?”
“Yoona akan baik-baik saja chagi, dongsaengku akan menjaganya. Benar kan Donghae-ya?”
“Tentu hyung, kalian pulanglah dulu. Kami masih ingin di sini.”
“Baiklah, jangan pulang terlalu malam Yoong.”
“Ne eonni, hati-hati.”
Alhasil, tinggal mereka berdua di sana. Tak ada kata yang terucap dari mulut mereka berdua sejak Siwon dan Tiffany beranjak. Hingga akhirnya Donghae memecah keheningan di antara mereka.
“Yoong, tadi saat aku syuting mereka menanyakan soal hubungan kita.”
“Jinjja?”
“Ne, tapi untunglah cuma sedikit, aku menolak untuk memberi komentar.”
“Untunglah kalau begitu.”
“Tapi mereka menyinggung soal fanboysmu Yoong.”
Yoona yang tau Donghae sangat tidak suka jika membahas fanboysnya pun hanya bisa terdiam.
“Mereka lebih tampan dariku.” Gumaman Donghae itu masih bisa ditangkap oleh telinga Yoona.
“Oppa, kenapa kau membahas ini lagi? Bagiku kau lebih segalanya dibanding mereka.”
“Aku tau Yoongie.” Donghae bangun dari tidurannya dan duduk di samping Yoona.
“Aku hanya takut kehilanganmu Yoong, aku takut kau akan pergi dariku, meninggalkanku.” Ucap Donghae.
“Itu takkan terjadi oppa. Kau tau? Selama ini aku yang selalu menakutkan hal itu. Aku merasa kau terlalu sempurna untukku.” Matanya mulai memerah, ia tahan air matanya agar tidak tumpah.
“Kita akan selalu bersama Yoong. Percayalah!”
Donghae mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Yoona, dan

~CHU

Donghae mencium bibir Yoona dan melumatnya lembut, Yoona pun membalas ciuman Donghae. Dari ciuman ini mereka bisa merasakan kerinduan dan cinta mereka yang begitu besar.
Cukup lama mereka seperti ini, hingga akhirnya mereka melepaskan tautan bibirnya.
“Kau ingin pulang?” tanya Donghae.
“Ne oppa, aku ingin tidur. Aku lelah sekali.” Jawab Yoona.
Donghae tersenyum melihat tampang aegyo yeojanya itu. Dia pun mencium bibir Yoona lagi, namun hanya singkat.
“Kajja, kita pulang.” Ia pun berdiri dan mengulurkan tangannya untuk membantu Yoona berdiri. Yoona pun menerima uluran tangan Donghae. Mereka keluar dari gedung SM menuju mobil Donghae dengan bergandengan tangan dan juga senyum yang merekah dari bibir keduanya.

Selama perjalanan menuju dorm, mereka terlihat berbincang-bincang dan sesekali tertawa bersama. Entah apa yang mereka bicarakan, namun yang pasti keduanya terlihat sangat menikmati saat-saat kebersamaan ini.
Tiba-tiba Donghae melihat kaca spion mobilnya, ia melihat mobil audy hitam dibelakangnya, ia sedikit curiga dengan mobil itu.
“Kenapa mobil itu tidak mendahului kita? Padahal jalanan tak begitu ramai.” Tanyanya lebih pada diri sendiri. Namun Yoona mendengarnya juga, ia menoleh ke belakang. Betapa terkejutnya ia melihat orang di dalam mobil itu sedang mengambil gambar mereka, ia menyadari satu hal.
“Wartawan oppa.” Pekiknya tertahan pada Donghae.
“Mworago? Gotjimal Yoongie, bagaimana wartawan bisa tau kita sedang bersama?” ujar Donghae tak percaya.
“Tapi mobil itu benar-benar wartawan oppa, orang yang duduk di samping si pengemudi tengah mengambil gambar kita.”
“Omona! Eotteoke? Kita tak bisa melakukan apapun Yoong.”
Di saat mereka tengah panik, telpon Yoona berdering, ada panggilan masuk.
“Yeobseo Hyunie.” Rupanya Seohyun yang menelpon Yoona.
“Yeobseo. Eonni, kau di mana?” tanya Seohyun di seberang, dari nada bicaranya ia terlihat tengah cemas.
“Aku di jalan Hyunie, bersama Donghae oppa. Waeyo?”
“Di dorm kita sedang banyak wartawan eonni, kebetulan tadi oppadeul SuJu belum pulang dan mereka masih di sini. Wartawan-wartawan itu menanyakan keberadaan kalian.”
~DEG
Yoona kaget begitu mendengar penuturan Seohyun. Wartawan mencarinya dan Donghae?
“Jinjja? Eotteoke?”
Yoona mulai panik hingga air matanya hampir saja tumpah, Donghae yang melihatnya pun mengerutkan dahi bingung.
“Eonni, ini Heechul hyung ingin bicara.” Seohyun menyerahkan ponselnya ke Heechul.
“Yoong. Jangan panik, tenanglah. Bisakah kau memberikan ponselmu pada Donghae? Aku ingin bicara padanya.”
Yoona pun menyodorkan ponselnya pada Donghae. Dengan raut bingung Donghae pun menerimanya juga.
“Hae-ya.”
“Ne hyung.” Donghae mengenali suara Heechul.
“Donghae-ya, kami sedang di dorm SNSD dan di sini juga banyak wartawan tengah mencarimu dan Yoona.”
“Nde? Lalu kami harus bagaimana hyung?”
“Tenanglah, kau tetap mengantarkan Yoona kemari. Nanti kita berikan alasan kalau kita tengah mengadakan pesta kecil-kecilan bersama. Kita akan beralasan kalau kau dan Yoona tengah membeli makanan untuk kita. Jadi nanti kalian mampirlah ke supermarket membeli makanan.”
“Tapi kita juga diikuti wartawan hyung.”
“Pura-pura saja kau tak mengerti tengah diikuti mereka. Tetaplah bersikap tenang dan biasa saja. Eotte?”
“Arrasseo hyung. Gomawo.”
“Cheonma. Kita tunggu di sini.”

Donghae pun menjelaskan intruksi Heechul pada Yoona. Yoona hanya menganggukkan kepalanya mengerti. Lalu mereka mampir ke supermarket sesuai perintah Heechul tadi.
“Kita harus bersikap biasa Yoong.” Bisik Donghae pada Yoona.
“Ne oppa. Kajja!”

Tak butuh waktu lama mereka mencari makanan, toh ini juga untuk alasan. Mereka memasukkan barang belanjaan ke bagasi mobil dan mereka juga masuk mobil.
Donghae menjalankan mobilnya kembali menuju dorm SNSD.
Dan benar, di sana tengah berkumpul banyak wartawan dengan membawa kamera masing-masing.
Donghae dan Yoona menghela napas pelan. Kemudian mereka turun dan menuju bagasi mobil untuk mengambil belanjaan yang tadi dibeli.
Wartawan yang melihat itu segera menghampiri mereka dan mengambil gambar mereka.
“Oh, maaf permisi.” Ujar Yoona yang membelah kerumunan wartawan itu.
Donghae dan Yoona kesulitan berjalan menuju dorm karena berdesakan dengan wartawan.
“Bisakah kalian memberikan kami penjelasan? Kenapa kalian bisa bersama?” salah satu wartawan bertanya pada Yoona dan Donghae.
“Ah, kami baru membeli makanan untuk member yang lain. Kita sedang mengadakan pesta kecil-kecilan. Permisi.” Ujar Donghae, kemudian ia dan Yoona segera masuk ke dalam dorm.
“Chankam, bukankah kalian dari kencan Donghae-ssi?” pertanyaan itu diabaikan saja oleh Donghae dan Yoona, mereka terus saja berjalan memasuki dorm SNSD.
Akhirnya mereka menghela napas lega setelah berhasil masuk ke dorm. Di sana terlihat member SNSD dan Super Junior tengah berkumpul menunggu mereka.
“Donghae-ya, Yoong? Untunglah kalian bisa lolos dari wartawan-wartawan itu. Gwenchana?” tanya Leeteuk cemas.
“Gwenchana hyung. Oh! Aku hampir jantungan menghadapi ini. Gomawo ne sudah menyelamatkan kami.”
“Ne oppa, eonni, Hyunie, jeongmal gomawo.”
“Tak perlu berterima kasih Yoong, Hae. Inilah gunanya saudara.” Ujar Kangin tersenyum pada mereka berdua. Member yang lain pun mengangguk setuju pada Kangin.
Donghae dan Yoona pun duduk bersebelahan di tempat yang masih kosong.
“Keundae, kalian kenapa bisa masih ada di sini tadi?” tanya Donghae pada member Super Junior.
“Kami? Tentu saja ingin bermain di sini. Sudah lama kita tak berkumpul bersama.” Jelas Ryeowook.
“Oh, begitu rupanya.”
“Oppa!” panggil Yoona pada Donghae.
“Nde? Waeyo?”
“Eummm, aku….. aku lapar oppa.” Ucapnya merengek sambil malu-malu.
“Yak Yoong! Aku juga, dari tadi cacing diperutku sudah berdemo.” Ucap Sooyoung dengan mempoutkan bibirnya.
“Geurae? Kalau begitu kajja kita makan!” ajak Yoona penuh semangat.
“Keundae, di dapur tak ada makanan Yoong.” Jawab Sooyoung melas.
“Aissh! Kalian ini memang shikshin sejati.” Ujar Donghae terkekeh sambil mengacak-acak rambut Yoona.
“Aku benar-benar lapar oppa, apa kau mau melihat yeojamu ini sakit, eoh?” sungut Yoona seperti anak kecil yang tidak diberi permen.
“Tentu saja tidak. Baiklah, aku akan memasakkan makanan untukmu.” Donghae mencubit pipi Yoona gemas.
“Aku akan membantumu oppa.” Sahut Hyoyeon
“Aku juga, kita akan membuat makanan untuk kita semua.” Timpal Sunny.
“Aku ikut juga hyung. Kelihatannya seru jika kita memasak bersama.” Ryeowook tak ingin ketinggalan.
“Kajja, kita mulai sekarang.”
Donghae, Ryeowook, Sunny dan Hyoyeon menuju dapur memasak makanan untuk member SNSD dan Super Junior. Sedangkan yang lain menunggu di ruang tamu dengan berbincang-bincang satu sama lain.
“Yoong, kulihat hubunganmu dan Donghae semakin hari semakin dekat dan serius. Orang tua kalian juga sudah saling mengenal, apa kau tak pernah berpikiran untuk bertunangan?” tanya Sungmin pada Yoona.
“Nde? Tunangan?” tanya Yoona kaget. Sungmin hanya menganggukkan kepalanya.
“Entahlah oppa, tapi kau tau sendiri kan keadaan kita? Aku takut publik akan tau.”
“Ah, benar juga. Kenapa aku tak berpikir hal itu? Mianhae Yoong.” Ujar Sungmin menampakkan wajah aegyo andalannya.
“Gwenchana oppa.” Yoona tersenyum.
“Makanan datang.” Teriak Hyoyeon dengan membawa makanan dari dalam dapur, tak lama Sunny, Donghae dan Ryeowook juga membawa makanan dari dapur.
“Yeey! Makan!” teriak Sooyoung semangat.
Semua member SNSD dan Super Junior pun menikmati makanan itu dengan lahapnya. Terlihat sesekali Yoona menyuapkan makanan ke mulut Donghae. Sungguh begitu manis pemandangan ini.

=========================================================================================================================================

To Be Continued………..

Eotteokhe chingu? Makin gaje kah ff saya? RCL ne J

20 thoughts on “FF YoonHae – My Soul ( Part 2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s